Ciptakan Alat Monitoring Cuaca dan Udara Berbasis IoT dari Mahasiswa Unair Raih HKI

Indobot Update

Ciptakan Alat Monitong Cuaca dan Udara Berbasis IoT dari Mahasiswa Unair Raih HKI

Tim peneliti FTMM Unair berhasil ciptakan inovasi Alat Monitoring Cuaca dan kualitas udara dengan sistem internet of things (IoT) bernama AIRFEEL. Inovasi tersebut berhasil mendapatkan paten HKI ( hak kekayaan intelektual ).

Asal Usul Penelitian 

AIRFEEL in terdiri dari empat seri. Untuk seri yang pertama, telh di rancang sejak tahun 2020,  sebelum pada akhirnya mengalami berbagai perkembangan seperti saat ini. Seri pertama tersebut emudian di kembangkan menjadi seri ke-dua dengan fungsi dan kegunaan yang lebih luas dari sebelumnya. Pengmbangan itu kemudian di ikuti dengan pendirian research center oleh Fakultas Teknologi Maju daan Multidisiplin  Universitas Airlangga ( FTMM Unair ) yang salah satunya berfokus kepada visibility pembngkit listrik dengan energ yang terbarukan di Indonesia. 

Pada tahun 2023 kemarin seri ke-tiga mulai di kembangkan. Dalam pengembangan seri ke-tiga ini, AIRFEEL mengalami penambahan sensor untuk mengukur O2, Co2, dan CO. AIRFEEL di seri ke-tiga ini sukses di gunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ACHD Unair di Sumenep, Madura. 

Sementara itu, versi ke-empat akan terus di kembangan di tahun ini dengan berbagai penambahan dan pembaruan sistem ada AIRFEEL. Nantinya akan di lengkapi dengan versi android dan versi hardware. 

Manfaat AIRFEEL

Dengan mengetahui kondisi cuaca serta kualitas udara sangat penting untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dari fenomena alam yang terjadi. Seiring dengan semakin tidak menentunya kondisi cuaca serta kualitas udara, khususnya di kota Surabaya, maka AIRFEEL menjadi perangkat yang sangat di butuhkan. 

“Pertama tentu saja karena penting untuk mengetahui kondisi kualitas udara di lingkungan kita. Oleh karena itu, percobaan pertama AIRFEEL waktu itu di lakukan di Unair Kampus C,” kata Prisma. 

AIRFEEL, perangkat monitoring cuaca, memiliki manfaat luas untuk akademisi, mahasiswa, masyarakat, dan industri. Selain alat monitoring cuaca dan kualitas udara, AIRFEEL dapat di gunakan di berbagai bidang ilmu seperti instrumentasi, lingkungan, dan kesehatan. Selain itu, alat ini mendukung penelitian di bidang energi angin, energi surya, dan berbagai ilmu terkait cuaca dan kualitas udara. Meskipun di hadapkan pada tantangan karena penelitian di lakukan di fakultas yang baru berdiri, kolaborasi dengan mahasiswa FTMM pada akhir 2020 memperluas dan meningkatkan pengembangan AIRFEEL. Prisma, pencipta AIRFEEL, berharap pengembangan terus di lanjutkan dengan inovasi dan sistem yang lebih canggih, serta ingin produk ini menarik minat industri dan bermanfaat secara luas dalam kehidupan masyarakat, termasuk untuk pariwisata dan lingkungan.

Mereka sudah menunjukkan kemampuannya dan bergerak membuat hal baru dan membanggakan negeri. Yuk mulai dari sekarang!! Kembangkan ilmu kalian di bidang teknologi dan buat dampak signifikan yang akan bermanfaat bagi negeri ini. 

Sudah saatnya kita melek teknologi 4.0 salah satunya dengan mengikuti kursus IoT. Bersama Indobot Academy, Anda bisa belajar IoT dengan materi berbahasa Indonesia yang terstruktur dan terstandar industri. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi admin kami disini.

ASAH SKILL AWAL BULAN DISKON HINGGA 20 %

Masuk bulan baru, Mari mulai asah skill kita kembali. dengan mengikuti kelas di Indobot Academy.

Dapatkan benefits
– Akses materi dasar-lanjutan
– Kit IoT Full Set
– E-Sertifikat
– Forum diskusi Indobot Community

Klik Link dibawah untuk klaim promo : https://datalisa.id/promofebruari

 

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

whatsapp whatsapp