Apa Saja Perangkat Utama IoT dan Perangkat Pendukungnya

Indobot Update

zHalo Fanbot!

Sedang ada project apa hari ini?

Lagi ngerjain proyek IoT ya? Pada artikel kali ini kita akan membahas sistem IoT yang disaat ini dan di masa depan akan terus dikembangkan menjadi teknologi yang multifungsi dan efisien. Utamanya pada bagian perangkat yang membentuk sistem ini.

Internet of Things atau sering disingkat dengan IoT adalah teknologi terintegrasi yang menghubungkan perangkat elektronik untuk saling berkomunikasi sehingga memungkinkan untuk melakukan monitoring atau controlling dari jarak jauh. IoT menggunakan koneksi internet untuk bisa saling terhubung. (Pelajari konsep Internet lebih Detail klik di sini)

Koneksi internet yang sudah terhubung ke seluruh dunia akan memudahkan kita dalam melakukan monitoring atau controlling dimanapun dan kapanpun. Misalnya kita menempatkan suatu sensor di Afrika untuk mengukur suhu di padang pasir, kemudian kita ingin mengetahuinya saat kita sedang di Indonesia, maka kita dapat menggunakan sistem IoT ini. Bahkan teman-teman bisa mengumpulkan data dari seluruh dunia dengan sistem IoT yang akan selalu update otomatis.

Pengembangan teknologi internet-lah yang menjadikan sistem IoT dapat berjalan dengan baik. Pengiriman data dengan media nirkabel menjadikan teknologi IoT terkesan portabel dan mudah digunakan. (Pelajari media pengiriman data klik di sini)

Nah, apa saja perangkat yang dibutuhkan untuk menerapkan sistem IoT?

Belajar Elektronika, Arduino, dan IoT step by step dengan bantuan tangga belajar? Daftar sekarang dan dapatkan PROMO

 

Berikut ini minbot akan menjelaskan beberapa perangkat utama yang dibutuhkan untuk membentuk sistem IoT.

Controller

Controller atau untuk saat ini sering disebut dengan mikrokontroler adalah perangkat elektronika yang dapat dikendalikan dengan memberikan program firmware. Sudah banyak sekali perangkat mikrokontroler yang dijual di pasaran, seperti Arduino, ESP8266, ESP32, LoRa, Raspberry Pi, dan lainnya. Controller memiliki banyak fungsi seperti melakukan pembacaan sensor, membuat perhitungan data, memberikan keputusan suatu kondisi, menggerakan aktuator, dan masih banyak fungsi lainnya. Dalam bidang IoT, Controller juga memiliki tugas untuk mengirimkan atau mengakses data ke internet. Tentunya untuk melakukan ini, Controller akan membutuhkan perangkat tambahan seperti Wifi atau apapun yang dapat menghubungkan ke internet.

 

Cloud

Cloud adalah suatu penyimpanan data virtual yang tersimpan dalam suatu ruang yang biasa disebut dengan Cloud Storage atau Cloud Clusters. Dengan ruang ini, data dapat kita akses kembali kapanpun secara remote dengan menggunakan koneksi internet. Cloud dalam sistem IoT berfungsi sebagai penyimpanan data. Controller yang sudah terhubung dengan internet, dapat mengirimkan data ke Cloud dan dapat juga mengakses data yang ada di Cloud. Data inilah yang kemudian dapat terakses oleh kita dari jarak jauh dengan tetap menjaga koneksi internet.Cloud yang ada di sini adalah suatu penyimpanan data virtual yang tersimpan dalam suatu ruang yang biasa kita bilang dengan Cloud Storage atau Cloud Clusters. Dengan ruang ini, data dapat kita akses kembali kapanpun secara remote dengan menggunakan koneksi internet.

 

baca juga: Konsep Cloud dalam Sistem Internet of Things (IoT)

 

Interface

Interface secara bahasa dapat berarti sebagai “antar muka”. Terkadang orang menyebutnya dengan User Interface yang artinya “antarmuka pengguna”. Interface adalah perangkat yang berfungsi untuk melakukan monitoring atau controlling dengan mudah. Interface dapat berupa aplikasi yang terinstall pada komputer atau aplikasi pada smartphone. Dalam sistem IoT Interface berisi tampilan hasil baca sensor yang terpasang pada Controller atau bahkan dapat menghasilkan grafik atau hasil analisis dari proses data sensor. Selain itu, interface juga dapat berisi perintah-perintah untuk menjalankan controller atau mengatur kinerja controller.

 

Koneksi Internet

Nah ini adalah bagian yang paling penting. Koneksi internet. Namanya juga sistem Internet of Things. Tentunya akan membutuhkan internet. Adanya koneksi internet akan membuat controller dan interface dapat terhubung dengan cloud sebagai pusat data. Data Cloud hanya dapat terakses dengan menggunakan koneksi internet. Tentunya untuk cara akses tidak dapat secara sembarangan. Akan ada kode-kode tertentu untuk dapat terhubung. Namun karena internet sudah terkoneksi ke seluruh dunia, maka selama terkoneksi dengan baik, tidak akan ada masalah. 

Nah itu adalah 4 perangkat utama yang penting untuk membangun sistem IoT. Sementara itu, sistem ini juga membutuhkan beberapa perangkat pendukung seperti berikut.

Sensor

Adalah perangkat yang berfungsi untuk membaca kondisi fisik menjadi hal yang dapat terbaca oleh controller dengan mengubahnya menjadi tegangan listrik. Sensor inilah yang dapat berfungsi untuk melakukan monitoring. Sudah banyak sensor yang berfungsi untuk berbagai macam jenis kondisi, mulai dari temperatur, tekanan, berat, jarak, dan masih banyak lainnya.

 

baca juga : 4 Sensor Murah yang Mudah Digunakan

 

Aktuator

Aktuator adalah perangkat yang berfungsi untuk eksekusi perintah yang ada pada controller atau jika menggunakan sistem IoT, maka aktuator akan bergerak sesuai dengan perintah interface. Contoh dari aktuator adalah seperti motor servo, motor DC, stepper, atau yang lainnya.

Bagaimana? apakah kalian sudah punya semua perangkat di atas? Lengkapi ya teman-teman. Kemudian carilah berbagai sensor bermacam jenis untuk mengembangkan kemampuanmu. Jika bingung, teman-teman bisa ikut kelas di Indobot Academy untuk belajar IoT lo. Hubungi MINBOT aja ya.

Mau belajar elektronika dasar? Arduino? atau Internet of Things? Ikuti kursus online Indobot Academy!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

whatsapp whatsapp