Budidaya Ikan Patin Berbasis Internet of Things

Indobot Update

Budidaya Ikan Patin Berbasis Internet of Things
Budidaya Ikan Patin Berbasis Internet of Things

[lwptoc]

Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki gizi tinggi dengan harga terjangkau. Mengkonsumsi ikan secara rutin dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat karena berbagai kandungan di dalam ikan tersebut. Salah satu ikan yang memiliki kandungan gizi tinggi adalah ikan patin.

Upaya Peningkatan Perekonomian dengan Internet of Things

Melalui acara yang di gelar oleh LPPM ITB dan Design Ethography Lab. FRSD ITB yaitu Karsa Loka Vol.014 Prof. Trio Adiono, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan upayanya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pembudidaya ikan patin dengan menggunakan perangkat Internet of Things.

Terdapat sebuah Desa Wisata di wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang disebut dengan Kampung Patin karena menjadi sentra pengolahan ikan patin terbesar. Produksi ikan patin di kampung tersebut sebanyak 15 ton ikan patin per harinya.

Menurut Prof. Trio yang di kutip dari laman itb.ac.id, beliau mengatakan bahwa “Uniknya, di sana semua rumah memiliki kolam budidaya ikan patin”. 

Untuk menciptakan nilai tambah, warga membangun UMKM olahan ikan patin seperti ikan, selai, kerupuk, dan abon. 

Meskipun produksi ikan patin harian di Kampung Patin cukup tinggi, akan tetapi mereka masih menggunakan teknologi tradisional. Sedangkan ikan patin merupakan ikan yang cukup memiliki sensitivitas tinggi, sehingga dengan penggunaan teknologi tradisional tersebut mengharuskan para pembudidaya mengontrol kualitas air secara manual.

Hal tersebut di khawatirkan akan menurunkan produktivitas ikan patin yang di hasilkan, karena kualitas air dan penggunaan bahan kimia lainnya tidak dapat di kontrol dengan tepat.

Smart Water Meter, Perangkat Budidaya Ikan Patin Berbasis Internet of Things

Smart Water Meter merupakan perangkat yang dapat di gunakan untuk mengontrol kualitas air budidaya ikan patin. Perangkat tersebut tercipta atas bantuan Prof. Trio dengan berbagai mitra. Smart Water Meter dapat di gunakan untuk mengontrol kualitas air selama 24 jam tanpa henti. Selain itu, kualitas air budidaya  juga dapat di pantau dari jarak jauh.

Perangkat tersebut mampu menampilkan infografis perubahan kualitas air kolam terhadap waktu, selain itu juga terdapat sensor untuk mengukur pH, suhu, kekeruhan, dan kadar oksigen terlarut, sehingga kondisi kolam dapat terpantau kualitasnya.

Keunggulan lainnya yaitu konsumsi daya Smart Water Meter cukup rendah dan menggunakan sumber tenaga matahari, sehingga lebih dapat menghemat biaya. 

Manfaat Lain Internet of Things Bagi Dunia Perikanan

Internet of Things, seperti yang kita ketahui memiliki berbagai manfaat, salah satunya bagi industri perikanan. Selain dapat di gunakan dalam perangkat monitoring kualitas air, penggunaan Internet of Things juga dapat di gunakan untuk menciptakan perangkat pemberi makan ikan otomatis.

Berdasarkan berbagai manfaat yang di hasilkan akibat penggunaan Internet of Things, tentunya kita harus dapat menguasai teknologi tersebut. Salah satunya adalah dengan mengikuti kelas pembelajaran di bidang IoT bersama dengan Indobot Academy

Indobot Academy menyediakan berbagai e-course dan workshop terkait Internet of Things yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, keamanan, dan dunia kuliner. Apabila kalian tertarik untuk belajar Internet of Things dengan mudah, silahkan kunjungi website indobot.co.id/academy

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp