Efisiensi Arm Robot Pendukung Smart Farming

Indobot Academy

implementasi Arm Robot pendukung smart farming
implementasi Arm Robot pendukung smart farming

Implementasi Arm Robot pada Smart Farming Berbasis Internet of Things dilakukan beberapa mahasiswa  Institut Sains dan Teknologi Nasional  telah menghasilkan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan teknologi Arm Robot dalam pertanian cerdas.

Dikuti dari Jurnal Techno Vol 21 No 4 Tahun 2022, proyek internet of things ini bertujuan untuk mengembangkan metode hidroponik dengan menggunakan teknologi IoT untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, terutama di lingkungan perkotaan dengan lahan terbatas.

Solusi Arm Robot untuk Hidroponic Smart Farming

Hidroponik adalah metode penanaman tanpa menggunakan media tanah yang dapat meningkatkan hasil panen dengan penggunaan lahan yang minimal. Sistem smart farming ini menggabungkan beberapa teknologi seperti big data, IoT, dan komputasi awan untuk memonitor dan mengontrol proses pertanian.

Baca juga Smart farming bawa revolusi ke industri pertanian

Dalam penelitian ini, teknologi IoT di terapkan dengan menggunakan Arm Robot dan robot slider. Beberapa sensor di gunakan untuk mengukur kualitas tanaman hidroponik, seperti sensor TDS untuk mendeteksi nutrisi, sensor pH, dan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan.

Cara Kerja Arm Robot

Cara kerja Arm Robot dalam penelitian tersebut dapat di jelaskan sebagai berikut:

  1. Deteksi dan monitoring: Sistem smart farming menggunakan sensor-sensor seperti sensor TDS, pH, dan DHT11 untuk mendeteksi dan memonitor kualitas tanaman hidroponik, termasuk nutrisi, suhu, dan kelembapan.
  2. Pengambilan keputusan: Berdasarkan data yang di peroleh dari sensor-sensor tersebut, sistem akan melakukan pengambilan keputusan untuk menentukan tindakan yang harus di lakukan terhadap tanaman, seperti penanaman, penyiraman, atau penuaian.
  3. Perintah kontrol: Setelah pengambilan keputusan, sistem akan mengirimkan perintah kontrol kepada tangan robot atau arm robot untuk melaksanakan tindakan yang sesuai. Perintah kontrol ini di kirimkan melalui NodeMcu ESP32, yang berfungsi sebagai pengendali utama dalam sistem.
  4. Proses penanaman: Arm robot akan menggunakan gripper-nya untuk mengambil bibit tanaman dan menanamkannya ke media hidroponik. Arm robot akan secara presisi menempatkan bibit di tempat yang telah di tentukan sebelumnya.
  5. Proses penyiraman: Setelah penanaman, arm robot akan melakukan proses penyiraman tanaman hidroponik dengan mengambil air atau nutrisi dari wadah dan menuangkannya ke media hidroponik. Hal ini di lakukan untuk menjaga kelembapan dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman.
  6. Proses penuaian: Ketika waktu penuaian tiba. Arm robot akan menggunakan gripper-nya untuk memetik buah atau hasil tanaman hidroponik yang telah matang. Hasil panen tersebut kemudian dapat di simpan atau di ambil oleh petani untuk di gunakan atau di jual.
Penelitian ini melibatkan tahapan pembibitan, penanaman, pemantauan nutrisi, dan penuaian tanaman hidroponik. Sistem smart farming di rancang menggunakan diagram deployment, diagram objek, dan diagram flowchart.

Baca Juga Penelitian Smart Farming Milenial Jateng

Dengan menerapkan teknologi IoT, sistem ini dapat mendeteksi dan memonitor tanaman hidroponik secara otomatis. Arm Robot di gunakan untuk melakukan penanaman, penyiraman, dan proses penuaian tanaman secara otomatis. Sistem ini juga dapat membantu petani perkotaan dalam mengelola pertanian mereka meskipun dengan lahan yang terbatas.

Melalui penelitian ini, para peneliti telah menunjukkan pentingnya implementasi teknologi IoT dan Arm Robot dalam pertanian cerdas. Dalam konteks pertanian hidroponik, sistem smart farming yang di kembangkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas tanaman dengan memanfaatkan teknologi canggih. Selain itu, sistem ini dapat memudahkan petani dalam memantau dan mengendalikan kondisi pertanian secara real-time melalui antarmuka web dan mobile.

Dengan adanya penelitian ini, di harapkan pengembangan sistem smart farming berbasis IoT dengan menggunakan Arm Robot dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan produksi pertanian, terutama di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan. Dengan penerapan teknologi ini. Di harapkan pertanian cerdas dapat menjadi solusi untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kualitas hasil pertanian secara keseluruhan.

Ingin belajar Smart Farming dengan menggunakan IoT? Yuk gabung di kelas Smart Farming kami

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp