Kenali Prinsip Penerapan Big Data, Harta Karun Dunia Modern

Indobot Academy

Kenali Prinsip Penerapan Big Data, Harta Karun Dunia Modern
Kenali Prinsip Penerapan Big Data, Harta Karun Dunia Modern

Big data merupakan istilah yang semakin banyak di gaungkan dalam satu dekade terakhir. Di mana peran big data mempengaruhi banyak keputusan para manusia modern. Lantas bagaimana prinsip penerapan big data? Mari baca pemaparan yang di urai secara sederhana pada artikel ini.

Pengertian dan Sifat Big Data

Pertama, Big data adalah sekumpulan data besar yang di peroleh secara digital dari aktivitas manusia. Perbedaan data dan big data terletak pada fungsi data itu sendiri. Berikut sifat-sifat big data dalam prinsip penerapan big data:

  • Volume

Data memiliki ukuran kuantitas berupa jumlah data yang di hasilkan dan tersimpan  dari banyak transaksi. Ukuran big data biasanya mencapai Petabytes (1000.000 Gigabytes). Berdasarkan publikasi yang di rilis oleh Facebook, Facebook dapat menghasilkan 400 Petabytes per hari.  

  • Velocity

Velocity pada big data berkaitan dengan kecepatan dalam mendapatkan dan memproses data. Di butuhkan platform analytics software untuk menyajikan data lengkap dalam waktu sesingkat mungkin. 

  • Variety

Setiap data memiliki tipe keberagaman. Pada big data, data dapat bersifat terstruktur,semi terstruktur, dan tidak berstruktur. Tipe dan variasi data ini dapat memberikan informasi baru bagi pengelolanya dalam menyusun keputusan.

  • Variability

Konsep variability dalam prinsip penerapan big data menunjukan seberapa jauh dan cepatnya makna data yang di sajikan. Lalu sebagai contohnya saja dalam memberikan rekomendasi dan mempengaruhi keputusan. 

  • Veracity

Big data memiliki standar kualitas atau biasa di sebut veracity. Big data wajib bersifat dapat di percaya, dapat di andalkan, dan dapat di akses dengan baik dengan kualitas yang terjaga. Semakin besar suatu unit usaha, semakin besar data yang di peroleh, maka semakin sulit untuk di jaga (disimpan) khususnya pada akurasi data.

 

Belajar Elektronika, Arduino, dan IoT step by step dengan bantuan tangga belajar? Daftar sekarang dan dapatkan PROMO

Prinsip Penerapan Big Data 

  • Mencatat Sederet Aktivitas Manusia

Penerapan prinsip big data secara pada tahap awal adalah bagaimana suatu unit usaha dapat mencatat sederet aktivitas dan menjadikannya sebagai big data. Contoh data yang diperoleh meliputi informasi pelanggan, data keluarga, hingga partner perusahaan.

Kemudian Dalam studi kasus informasi pelanggan, data yang di peroleh tidak terbatas pada identitas diri. Melainkan juga pada kapan waktu berbelanja, berapa jumlah item yang di beli, berapa total nilai yang di transaksikan, berapa persentase membeli kebutuhan pokok maupun sekunder, hingga berapa total nilai diskon atau potongan harga yang berhasil di hemat.

Contoh catatan aktivitas yang dapat anda temui biasanya disajikan oleh para penyedia jasa online seperti Gojek atau Shopee ketika akhir tahun. Para brand akan memuat informasi sederet raport aktivitas yang kita lakukan dengan penyedia jasa tersebut.

  • Menyimpan Memori dalam Data Warehouse

Prinsip penerapan big data berikutnya berkaitan dengan penyimpanan data data warehouse. Penyimpanan dengan ruang yang besar dan tetap menjaga kualitas dari data tersebut. Penyimpanan big data melibatkan teknologi cloud base dan multi server. Cari tahu lebih lanjut tentang Teknologi Cloud Base.

Di Indonesia, salah satu pusat data warehouse terletak di Gedung Cyber, Jakarta Selatan. Kasus kebakaran yang sempat menimpa  pada 3 Desember 2021 sempat membuat gempar potensi kerusakan data yang dimiliki para perusahaan teknologi.

  • Menyusun Rekomendasi Keputusan 

Dari sederet aktivitas yang anda lakukan pada layanan teknologi, pernahkah anda menemukan rekomendasi yang ditampilkan oleh aplikasi? Seberapa besar kemungkinan anda mengetuk atau memilih rekomendasi yang di munculkan?

Itulah prinsip penerapan big data berikutnya. Data yang berhasil di kumpulkan dan di simpan, di susun untuk membuat rekomendasi keputusan para penggunanya. 

Akhirnya hal ini bertujuan untuk mempersonalisasi kebutuhan pengguna. Teknologi hadir untuk memfasilitasi kebutuhan yang lebih tepat sasaran. Customer merasa di untungkan dengan adanya rekomendasi akurat mengefektifkan waktu pencarian barang yang di tuju. Sedangkan perusahaan di untungkan dengan peningkatan sales yang tertarget dengan budget yang lebih optimal.

Apakah kini anda sudah paham terkait sifat dan prinsip penerapan big data? Semoga dapat memberikan pencerahan bagi anda yang sedang ingin menggeluti dunia data analis. Sampai bertemu di artikel berikutnya.

Mau belajar elektronika dasar? Arduino? atau Internet of Things? Ikuti kursus online Indobot Academy!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp