Konsep dan Cara Kerja Topologi Ring

Indobot Academy

cara kerja topologi ring

Salah satu topologi jaringan yang sering digunakan adalah topologi ring. Topologi ring, seperti namanya, menghubungkan perangkat dalam bentuk cincin yang terus-menerus berputar, memungkinkan komunikasi yang efisien di antara mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi topologi ring, melihat keuntungan dan kerugian yang dimilikinya, serta contoh penggunaan di dunia nyata.

[lwptoc]

Cara Kerja Topologi Ring

Pada topologi ring, setiap perangkat terhubung ke dua perangkat lainnya di sebelahnya, membentuk cincin tertutup. Informasi dikirim dalam satu arah melalui cincin dari satu perangkat ke perangkat berikutnya hingga mencapai tujuan akhir. Setiap perangkat dalam jaringan ring bertindak sebagai repeater, memperkuat sinyal sebelum mengirimkannya ke perangkat berikutnya. Komunikasi dalam topologi ring dapat menggunakan protokol berbeda seperti Token Ring atau FDDI (Fiber Distributed Data Interface).

Sejarah Topologi Ring

Berikut adalah sejarah singkat tentang bagaimana topologi ring telah berkembang seiring waktu.

Awal Perkembangan Jaringan Komputer

Topologi ring pertama kali digunakan dalam jaringan komputer pada tahun 1960-an. Pada awalnya, topologi ini diterapkan pada jaringan komputer kabel koaksial, di mana setiap perangkat komputer terhubung dalam bentuk cincin menggunakan kabel koaksial. Salah satu contoh awal topologi ring adalah jaringan komputer Token Ring yang dikembangkan oleh IBM.

Token Ring

Token Ring adalah salah satu jenis jaringan topologi ring yang populer pada tahun 1980-an hingga awal 1990-an. Dalam jaringan Token Ring, data dikirimkan dalam bentuk token (sejenis “tiket”) yang berputar dalam cincin. Setiap perangkat komputer dalam jaringan memiliki waktu akses untuk mengirimkan data saat token melewati perangkat tersebut. Token Ring memastikan bahwa hanya satu perangkat yang dapat mengirim data pada satu waktu, mencegah tabrakan data.

Baca Juga Kursus Komputer Terdekat di Jogja

Fiber Distributed Data Interface (FDDI)

Pada pertengahan 1980-an, Fiber Distributed Data Interface (FDDI) mulai digunakan sebagai teknologi jaringan yang menggunakan topologi ring. FDDI menggunakan serat optik sebagai media transmisi untuk menghubungkan perangkat dalam bentuk cincin.

kabel FDDI dalam topologi ring
kabel FDDI dalam topologi ring

Serat optik memberikan kecepatan dan kapasitas transfer data yang tinggi, membuat FDDI menjadi pilihan yang populer untuk jaringan yang membutuhkan kinerja tinggi, seperti jaringan area lokal (LAN) di lingkungan bisnis.

Baca Juga Tips Atasi Ancaman Keamanan Internet

Ethernet dan Topologi Ring

Dalam perkembangan selanjutnya, Ethernet, yang awalnya menggunakan topologi bus, juga mendukung implementasi topologi ring. Seiring waktu, teknologi Ethernet semakin berkembang dan mendukung berbagai jenis topologi, termasuk topologi ring. Misalnya, Ethernet berkecepatan tinggi seperti Gigabit Ethernet dan 10 Gigabit Ethernet dapat menggunakan topologi ring sebagai alternatif untuk topologi bus atau bintang.

Perkembangan Jaringan Nirkabel

Dalam era jaringan nirkabel, topologi ring juga diterapkan dalam jaringan WLAN (Wireless Local Area Network). Dalam jaringan WLAN dengan topologi ring, setiap perangkat nirkabel terhubung ke perangkat tetap yang berperan sebagai pusat (access point) dalam bentuk cincin. Data dapat mengalir dalam arah searah atau berlawanan arah di antara perangkat-perangkat tersebut.

Baca Juga Lorawan Solusi Nirkabel Perangkat IoT

Meskipun seiring waktu, topologi ring telah di gantikan oleh topologi jaringan yang lebih populer seperti topologi bintang atau mesh, namun topologi ring masih di gunakan dalam beberapa konteks spesifik di mana efisiensi dan keandalan yang tinggi di perlukan. Dalam beberapa jaringan bisnis dan industri, topologi ring tetap menjadi pilihan yang efektif untuk mendukung kecepatan dan ketersediaan yang tinggi.

Keunggulan

Efisiensi

Salah satu keuntungan utama topologi ring adalah efisiensinya. Karena data bergerak dalam satu arah dalam cincin, tidak ada tabrakan data yang terjadi. Setiap perangkat dalam jaringan hanya perlu memproses dan mengirimkan data yang di tujukan untuknya. Ini mengurangi konflik lalu lintas dan meningkatkan kecepatan transfer data. Dalam topologi ring, setiap perangkat memiliki waktu yang di tetapkan untuk mengakses jaringan, sehingga meminimalkan potensi tabrakan data.

Kehandalan Tinggi

Selain itu, topologi ring juga dapat memberikan kehandalan yang tinggi. Jika satu perangkat mengalami kegagalan atau terputus, sinyal dapat mengalir ke arah sebaliknya melalui cincin, memastikan bahwa jaringan tetap terhubung. Ini membuat topologi ring lebih toleran terhadap gangguan dan lebih andal dalam situasi di mana ketersediaan jaringan kritis.

Kelemahan Topologi Ring

Kerumitan Perubahan Jaringan

Namun, ada beberapa kelemahan yang perlu di pertimbangkan dalam menggunakan topologi ring. Salah satu kerugian utama adalah kompleksitas dalam menambahkan atau menghapus perangkat dari jaringan. Jika ada perubahan dalam struktur jaringan, seluruh jaringan mungkin perlu di hentikan dan di atur ulang. Selain itu, jika ada gangguan fisik pada kabel yang menghubungkan perangkat dalam cincin, dapat mengganggu keseluruhan jaringan.

gambar topologi ring
gambar topologi ring

Meskipun demikian, topologi ring tetap di gunakan dalam berbagai konteks di dunia nyata. Misalnya, topologi ring sering di terapkan dalam jaringan area lokal (LAN) di lingkungan bisnis. Dalam kasus ini, setiap perangkat komputer di hubungkan ke jaringan melalui kabel yang membentuk cincin. Ini memungkinkan transfer data yang cepat dan efisien di antara perangkat-perangkat tersebut.

Baca Juga Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

Selain itu, topologi ring juga di temukan dalam jaringan area metropolitan (MAN) dan jaringan area luas (WAN). Dalam konteks MAN, serat optik sering di gunakan untuk menghubungkan gedung-gedung dan kantor-kantor di suatu kota. Sementara dalam WAN, topologi ring dapat di gunakan untuk menghubungkan jaringan yang luas secara geografis, seperti kantor-kantor cabang yang tersebar di seluruh negara atau bahkan di seluruh dunia.

Dalam kesimpulan, topologi ring adalah bentuk jaringan yang efisien dan andal, di mana perangkat terhubung dalam cincin dan mentransmisikan data secara berurutan.

Meskipun memiliki beberapa kelemahan, topologi ring terus di gunakan dalam berbagai konteks di dunia nyata, memungkinkan komunikasi yang efisien dan handal di antara perangkat. Dalam era digital saat ini, topologi ring tetap menjadi salah satu opsi yang penting dalam membangun jaringan yang kuat dan terhubung.

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp whatsapp