Samsung Ajak Siswa Melakukan Coding dan Programming Produk IoT

Indobot Academy

coding dan programming IoT
coding dan programming IoT

Dengan mempelajari coding dan programming, para siswa dapat merancang dan mengembangkan produk IoT yang inovatif. Teknologi Internet of Things (IoT) telah membuka peluang tak terbatas dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam menghadapi era digital ini, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan program pendidikan yang bertujuan untuk memperkenalkan konsep IoT kepada para siswa sekolah.

Samsung Inisiasi Coding dan Programming untuk Siswa Berbasis IoT

Program ini diinisiasi oleh Samsung Electronics Indonesia sebagai bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknologi di kalangan generasi muda. Dalam kerjasama dengan beberapa sekolah di Indonesia, Samsung menyediakan kurikulum khusus yang mencakup pelajaran coding dan programming.

Melalui program ini, para siswa diperkenalkan dengan dasar-dasar coding dan programming, serta diberikan kesempatan untuk mengembangkan aplikasi dan solusi berbasis IoT. Mereka diajarkan tentang konsep jaringan dan komunikasi, sensor dan perangkat keras, serta pemrograman untuk mengendalikan perangkat IoT.

Salah satu manfaat utama dari program ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tren teknologi saat ini. Dengan pemahaman tentang IoT dan kemampuan untuk merancang produk IoT, para siswa dapat menjadi inovator masa depan yang mampu mengembangkan solusi kreatif untuk memecahkan masalah sehari-hari.

Baca Juga Kunjungan Siswa SMK Pasirian Ke Indobot Academy

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong minat siswa dalam bidang teknologi dan komputer. Dengan mempelajari coding dan programming secara praktis, siswa dapat mengembangkan kreativitas, logika berpikir, serta kemampuan problem-solving yang penting dalam dunia teknologi.

Samsung Electronics Indonesia berharap bahwa melalui program ini. Para siswa dapat merasakan manfaat nyata dari penerapan teknologi IoT dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga berharap dapat menginspirasi dan membantu menciptakan generasi muda yang terampil dalam menghadapi tantangan digital di masa depan.

Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia dalam sebuah kesempatan menyatakan.“Samsung memberikan pelatihan keterampilan IoT bagi talenta muda Indonesia melalui program Samsung Innovation Campus (SIC). SIC melatih talenta muda Indonesia dengan keterampilan IoT dan design thinking untuk membangun solusi-solusi IoT yang nyata dan bermanfaat untuk memecahkan masalah sehari-hari di sekitar kita. Dengan kompetensi tersebut, kami berharap para peserta SIC akan memiliki daya saing yang tinggi dengan keterampilan abad 21 di tengah arus deras digitalisasi dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,”

Innovation Hackaton untuk Melatih Kreativitas Siswa

Dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, pelatihan yang fokus pada pengembangan empati dan keterampilan pemecahan masalah menjadi sangat penting. Salah satu upaya untuk menguasai keterampilan yang di lakukan Samsung ini melalui Innovation Hackathon. Tujuan utama dari acara ini adalah menyelesaikan masalah sehari-hari dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Selain itu, ide solusi yang di hasilkan akan di kembangkan menjadi prototipe produk IoT yang inovatif.

Innovation Hackathon memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan pemahaman mereka tentang masalah yang di hadapi sehari-hari melalui tahap Problem Definition-Explore. Mereka di ajak untuk menganalisis masalah dengan lebih mendalam dan mengeksplorasi berbagai sudut pandang yang mungkin terlibat. Hal ini membantu peserta untuk memperkuat empati mereka terhadap pengalaman orang lain dan mencari solusi yang relevan.

Selanjutnya, tahap Ideation-Experiment memungkinkan peserta untuk berpikir kreatif dalam menghasilkan ide solusi. Mereka di berikan kesempatan untuk eksperimen dengan konsep-konsep baru dan menjalankan percobaan kecil untuk menguji kelayakan ide-ide tersebut. Proses ini mendorong kreativitas dan inovasi peserta dalam mencari solusi yang efektif dan efisien.

Setelah ide-ide terbaik terpilih, tahap Prototyping-Imagines memungkinkan peserta untuk merancang prototipe produk IoT yang konkret. Dengan bantuan teknologi dan pemahaman yang di dapatkan, mereka dapat mengimplementasikan ide-ide mereka menjadi bentuk yang lebih nyata. Proses ini memungkinkan peserta untuk melihat secara langsung bagaimana ide mereka dapat di wujudkan dalam bentuk produk yang berfungsi.

Terakhir, tahap Pitching Storytelling memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempresentasikan ide dan prototipe mereka dengan cara yang menarik dan meyakinkan. Peserta di ajak untuk mengomunikasikan nilai-nilai produk IoT mereka dan menginspirasi audiens dengan cerita yang kuat. Keterampilan presentasi dan storytelling yang efektif sangat penting dalam mempengaruhi orang lain dan menjual ide-ide yang inovatif.

Baca Juga Keamanan IoT yang Perlu Kita Miliki

Sebagai perusahaan teknologi global, Samsung Electronics Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk berperan aktif dalam meningkatkan literasi teknologi di Indonesia. Melalui program pendidikan ini, Samsung berharap dapat mendorong perkembangan dan inovasi dalam bidang IoT serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan negara.

Dengan demikian, melalui pengenalan coding dan programming kepada para siswa sekolah. Samsung Electronics Indonesia memberikan kesempatan bagi mereka untuk merancang produk IoT yang inovatif. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga mendorong minat siswa dalam bidang teknologi. Dengan adanya program ini, di harapkan generasi muda Indonesia dapat siap menghadapi tantangan dan peluang dalam era digital yang terus berkembang.

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

whatsapp