Santri di Banjarnegera Ciptakan Perangkat Detektor Longsor Berbasis IoT

Indobot Academy

Sumber : https://banyumas.suaramerdeka.com/banyumas/pr-095277826/jihad-kekinian-santri-kembangkan-digitalisasi-detektor-longsor-elwasi

Indonesia merupakan negara yang hanya memiliki dua musim saja. Berbeda dengan beberapa negara lainnya, Indonesia hanya memiliki musim kemarau dan penghujan.

Musim yang ada Indonesia tersebut tentunya juga sangat berperan terhadap bencana alam yang terjadi. Seperti ketika musim penghujan, seringkali terjadi bencana alam banjir dan tanah longsor.

Sedangkan ketika musim kemarau datang. Terdapat beberapa bencana alam seperti kekeringan dan kebakaran hutan yang mengakibatkan hilangnya habitat satwa serta pencemaran udara.

Peran Para Santri di Banjarnegara Untuk Meminimalisir Dampak Bencana 

Pada musim penghujan, biasanya sering terjadi banjir dan tanah longsor. Kedua bencana tersebut menjadi ancaman bagi masyarakat karena dapat membahayakan nyawa.

Apabila pada masa kemerdekaan para santri untuk membangun masyarakat dan negara melaui perang. Kini mereka tetap bisa membantu banyak pihak tanpa harus mengangkat senjata. Salah satunya yaitu dengan menciptakan teknologi-teknologi yang membantu kehidupan umat manusia. 

Para santri di Pondok Pesantren Al Fatah, Parakancanggah, Banjarnegara menciptakan perangkat pendeteksi longsor dini berbasis Internet of Things (IoT). Perangkat tersebut tercipta karena kerjasama para santri dengan Elwasi.

Terciptanya peralatan pendeteksi longsor berbasis Internet of Things (IoT) tersebut, merupakan salah satu langkah untuk mengurangi dampak akibat bencana tanah longsor yang seringkali melanda beberapa daerah dataran tinggi di Indonesia.

Menurut Singgih Hamdani, inovasi oleh para santri tersebut merupakan salah satu upaya untuk digitalisasi bangsa.

Selain itu, perangkat pendeteksi longsor berbasis Internet of Things (IoT) juga akan berguna bagi masyarakat Banjarnegara karena wilayahnya sering terjadi longsor.

Singgih dari laman banyumas.suaramerdeka.com mengatakan bahwa “Kami berkolaborasi dengan Elwasi untuk mendigitalisasi data dari alat pendeteksi longsor manual agat dapat terhubung dengan Internet of Things (IoT)”.

Kolaborasi Santri dan Elwasi

Singgih dan beberapa temannya, merupakan santri di SMK Al Fatah. SMK Al Fatah ini, termasuk dalam sekolah berbasis pesantren yang peduli pada perkembangan teknologi.

Hasil dari kolaborasi santri Al Fatah dengan Elwasi, menciptakan detektor longsor berbasis Internet of Things (IoT).

Cara kerja dari perangkat pendeteksi longsor berbasis Internet of Things (IoT) tersebut, yaitu perangkat sensor ultrasonik, sehingga apabila terdapat pergerakan tanah dapat terbaca dan di laporkan secara realtime.

Data yang terkirim melalui  Internet of Things (IoT) tersebut dapat diakses menggunakan website dan smartphone, sehingga nantinya akan memberikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait bencana longsor.

Ciptakan Pemuda Pemudi Bertalenta di Dunia Internet of Things (IoT)

Ilmu merupakan salah satu hal wajib yang harus setiap individu miliki. Meskipun masih duduk di bangku SMK, para santri tersebut mampu ciptakan perangkat berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendeteksi longsor.

Digitalisasi tersebut tentunya memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terlebih lagi itu menyangkut keselamatan manusia.

Peran Internet of Things (IoT) sangat penting bagi banyak pihak. Seperti yang terjadi pada santri di Banjarnegara tersebut yang menciptakan perangkat pendeteksi longsor berbasis Internet of Things (IoT).

Diperlukan banyak talenta-talenta digital yang menguasai Internet of Things (IoT) untuk kemajuan upaya digitalisasi di Indonesia. 

Oleh karena itu, masyarakat untuk mempelajari Internet of Things (IoT) agar dapat bermanfaat kedepannya. Mempelajari Internet of Things (IoT) ini, tidak harus melalui pendidikan formal, akan tetapi dapat melalui lembaga-lembaga penyedia pembelajaran Internet of Things (IoT) seperti Indobot Academy.

Dengan mengikuti pembelajaran Internet of Things (IoT) di Indobot Academy, materi akan kita pahami dengan mudah dan menyenangkan karena berbagai fitur yang tersedia.

Mulai dari Rp90.000, ilmu yang sangat bermanfaat tersebut dapat diakses dan dipelajari untuk menciptakan talenta-talenta digital di bidang Internet of Things (IoT).

Indobot Academy menyediakan berbagai e-course dan workshop terkait Internet of Things yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, keamanan, dan dunia kuliner. Apabila kalian tertarik untuk belajar Internet of Things dengan mudah, silahkan kunjungi website indobot.co.id/academy

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp