Yuk Pahami SQL Query Untuk Kamu Yang Ingin Menjadi Data Analyst

Muhammad Radya

Yuk Pahami SQL Query Untuk Kamu Yang Ingin Menjadi Data Analyst
Yuk Pahami SQL Query Untuk Kamu Yang Ingin Menjadi Data Analyst

Dalam dunia analisis data, keberhasilan mengolah informasi seringkali bergantung pada kemampuan untuk menyusun pertanyaan yang tepat terhadap data. Inilah sebabnya mengapa pemahaman tentang SQL sangat penting. SQL memungkinkan kita untuk menyusun “query” atau pertanyaan terhadap database, sehingga kita dapat mengambil, menyaring, dan menganalisis data dengan presisi.

Selain sebagai alat untuk menggali informasi, SQL juga berperan sebagai bahasa standar dalam mengelola dan merancang struktur database. Dengan kata lain, SQL membuka pintu bagi kita untuk mengonsep, membuat, dan memelihara database sesuai kebutuhan analisis data kita.

Penting untuk dicatat bahwa sementara ada berbagai jenis database (relasional, NoSQL, dll.), SQL tetap menjadi elemen umum di banyak dari mereka. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang analis data yang handal, memahami SQL merupakan kompetensi dasar yang tidak boleh diabaikan.

Baca juga: Data Analyst dan Data Scientist Kenali Apa Perbedaannya?

Struktur Dasar SQL Query

Setelah kita memiliki pemahaman dasar tentang apa itu SQL, saatnya memahami struktur dasar dari SQL Query. SQL Query adalah perintah yang digunakan untuk mengambil atau memanipulasi data dalam database. Struktur dasar dari SQL Query terdiri dari beberapa elemen kunci yang perlu dipahami:

SELECT Statement: Menggunakan pernyataan SELECT untuk menentukan kolom-kolom mana yang ingin kita tampilkan dalam hasil query. Misalnya:

SELECT nama, usia FROM karyawan;

FROM Clause: Menggunakan klausa FROM untuk menunjukkan tabel sumber data dari mana kita ingin mengambil informasi. Contohnya:
SELECT nama, gaji FROM karyawan WHERE usia > 25;
WHERE Clause: Digunakan untuk memfilter data berdasarkan kondisi tertentu. Dengan WHERE, kita dapat menyaring data berdasarkan nilai-nilai kolom. Contoh:
SELECT nama, posisi FROM karyawan WHERE gaji > 1000000;

Dengan memahami struktur dasar ini, Anda dapat membangun query sederhana untuk mengakses dan menganalisis data. Sebagai calon Data Analyst, keterampilan dalam merangkai query yang efektif adalah aspek yang sangat penting.

Memahami Tabel dan Hubungan Antar Tabel

Selanjutnya dalam perjalanan kita memahami SQL, penting untuk menjelajahi konsep tabel dalam database dan bagaimana tabel-tabel ini dapat saling berhubungan. Pahami bahwa database sering kali terdiri dari beberapa tabel yang saling terkait untuk menyimpan informasi dengan cara yang terstruktur.

Konsep Tabel dalam Database

Tabel adalah struktur dasar dalam database yang menyimpan data dalam baris dan kolom. Setiap kolom dalam tabel mewakili atribut tertentu, sedangkan setiap baris berisi entitas atau rekord unik. Misalnya, dalam tabel karyawan, setiap baris dapat mewakili satu karyawan dengan kolom-kolom seperti nama, usia, posisi, dan gaji.

Jenis-Jenis Relasi Antar Tabel

Dalam lingkungan database, tabel-tabel seringkali memiliki hubungan satu sama lain. Beberapa jenis relasi yang umum melibatkan satu-till-many, many-to-one, dan many-to-many. Misalnya, tabel karyawan dapat berhubungan dengan tabel proyek dalam relasi satu-till-many, yang berarti satu karyawan dapat terlibat dalam banyak proyek.

Penggunaan JOIN Statement

Untuk menggabungkan data dari dua atau lebih tabel, kita menggunakan pernyataan JOIN. JOIN dapat digunakan untuk menghasilkan satu set data yang berisi kolom-kolom dari tabel-tabel yang berbeda berdasarkan kondisi hubungan tertentu.

Contoh penggunaan JOIN:


SELECT karyawan.nama, proyek.nama_proyek
FROM karyawan
JOIN proyek ON karyawan.id = proyek.id_karyawan;

Dengan memahami konsep tabel dan hubungan antar tabel, Anda dapat lebih efisien mengakses dan menganalisis data yang tersebar dalam database. Kemampuan untuk menggunakan JOIN dengan baik menjadi kunci dalam menggabungkan informasi dari berbagai sumber, membuka potensi analisis data yang lebih mendalam.

Penggunaan Fungsi Agregat

Dalam dunia analisis data menggunakan SQL, tidak hanya penting untuk mengambil data dari database, tetapi juga untuk merangkumnya agar dapat dianalisis dengan lebih efektif. Inilah peran penting fungsi agregat dalam SQL. Fungsi agregat digunakan untuk melakukan operasi ringkasan pada satu atau beberapa kolom data.

COUNT, SUM, AVG, MIN, MAX, dll.:

COUNT: Menghitung jumlah baris atau nilai dalam sebuah kelompok

 SELECT COUNT(nama) FROM karyawan WHERE usia = 30;

SUM: Menjumlahkan nilai-nilai dalam sebuah kelompok.

SELECT SUM(gaji) FROM karyawan; 

AVG: Menghitung rata-rata nilai dalam sebuah kelompok.

SELECT AVG(usia) FROM karyawan;

MIN dan MAX: Menemukan nilai minimum dan maksimum dalam sebuah kelompok.

SELECT MIN(gaji), MAX(gaji) FROM karyawan;

Penggunaan fungsi agregat ini memungkinkan analis data untuk mendapatkan informasi statistik tentang data, seperti total gaji karyawan, rata-rata usia, atau nilai tertinggi dan terendah. Kombinasi fungsi agregat dengan klausa GROUP BY juga memungkinkan untuk merangkum data berdasarkan kelompok tertentu.

Contoh Penggunaan Fungsi Agregat

SELECT posisi, COUNT(*) as jumlah_karyawan, AVG(gaji) as rata_gaji
FROM karyawan
GROUP BY posisi;

Dengan pemahaman tentang fungsi agregat, analis data dapat membuat laporan yang lebih informatif dan statistik yang relevan. Fungsi ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang distribusi data dan membantu dalam mengambil keputusan berdasarkan informasi yang terkumpul.

Pengurutan dan Pembatasan Data

Setelah berhasil merangkum data menggunakan fungsi agregat, langkah berikutnya dalam mengolah data dengan SQL adalah mengurutkannya dan membatasi hasil yang tampil. Dua klausa utama yang digunakan untuk tujuan ini adalah ORDER BY dan LIMIT.

ORDER BY

Klausa ORDER BY berfungsi untuk mengurutkan hasil query berdasarkan nilai kolom tertentu, baik secara ascending (default) maupun descending.

Contoh penggunaan ORDER BY:

SELECT nama, usia, gaji
FROM karyawan
ORDER BY gaji DESC;

Dalam contoh di atas, data akan urut berdasarkan kolom gaji secara descending (dari yang tertinggi ke terendah)

LIMIT dan OFFSET

Klausa LIMIT berfungsi untuk membatasi jumlah baris yang tampil oleh hasil query. Sementara OFFSET berfungsi untuk menentukan mulai dari baris mana data akan tampil.

Contoh penggunaan LIMIT dan OFFSET:

SELECT nama, posisi
FROM karyawan
ORDER BY gaji DESC
LIMIT 10
OFFSET 5;

Dalam contoh di atas, data akan berurut berdasarkan gaji secara descending, dan hanya 10 baris data yang akan tampil, mulai dari baris ke-6.

Dengan menggunakan klausa ORDER BY, LIMIT, dan OFFSET, analis data dapat menyesuaikan cara data tampil dan membantu memfokuskan pada informasi yang paling relevan. Langkah ini sangat penting untuk membuat laporan atau analisis data yang lebih terstruktur.

Pemfilteran Data dengan WHERE Clause

Pada tahap ini, kita akan membahas klausa WHERE yang berfungsi untuk memfilter data berdasarkan kondisi tertentu. Pemahaman yang baik tentang WHERE sangat penting dalam merinci data yang ada di database.

Operator Perbandingan

Dalam klausa WHERE, kita menggunakan operator perbandingan seperti ‘=’, ‘<>’, ‘<‘, ‘>’, ‘<=’, ‘>=’, untuk membandingkan nilai kolom dengan nilai tertentu.

Contoh penggunaan operator perbandingan:

SELECT nama, usia
FROM karyawan
WHERE usia = 25;

Operator Logika

Operator logika seperti AND, OR, dan NOT berfungsi untuk menggabungkan beberapa kondisi dalam satu pernyataan WHERE.

Contoh penggunaan operator logika:

SELECT nama, posisi
FROM karyawan
WHERE posisi = 'Analyst' AND gaji > 50000;

Dengan menggunakan klausa WHERE, kita dapat merinci data yang terambil dari database sesuai dengan kriteria tertentu. Ini memungkinkan analis data untuk fokus pada subset data yang relevan untuk analisis lebih lanjut.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas dasar-dasar SQL yang sangat penting bagi mereka yang ingin menjadi Data Analyst. Dari struktur dasar SQL Query hingga konsep tabel, hubungan antar tabel, penggunaan fungsi agregat, hingga teknik pengurutan dan pembatasan data, setiap langkahnya memberikan wawasan yang anda butuhkan untuk mengakses, menyaring, dan menganalisis data dengan efektif.

Pentingnya memahami SQL sebagai bahasa pemrograman khusus untuk database menjadi nyata dalam kemampuannya untuk membantu kita merinci data, membuat laporan yang informatif, dan mengeksplorasi potensi analisis data lebih dalam. Penggunaan klausa WHERE, GROUP BY, dan fungsi agregat memberikan alat yang kuat untuk menjawab pertanyaan analitis dan mendapatkan wawasan berharga.

Tertarik Untuk Belajar Atau Ingin Memulai Karier Pada Bidang Data Science? Tunggu Apa Lagi? Ayo Segera Daftar Bootcamp Data Science di Indobot Academy Sekarang!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp whatsapp