Belajar Arsitektur IoT untuk Pemula

Indobot Update

Internet of Things atau sering disingkat dengan IoT adalah sistem integrasi yang memungkinkan kita dapat melakukan monitoring dan controlling dimana saja dan kapan saja. IoT membutuhkan koneksi internet untuk saling terhubung. Saat ini, sistem IoT sudah digunakan di berbagai bidang, seperti industri, pendidikan, kesehatan, bisnis, dan lain sebagainya. IoT memiliki arsitektur sebagai pembentuk sistem secara keseluruhan. Arsitektur IoT terdiri dari beberapa lapisan. Jika berdasarkan fungsinya, arsitektur IoT adalah sebagai berikut.

Sensor Connectivity dan Network Layer

Bagian lapisan ini memiliki fungsi untuk mengumpulkan data dari kondisi fisik. Sensor merupakan perangkat yang dapat digunakan untuk membaca kondisi fisik dalam berbagai bentuk seperti suhu, jarak, intensitas cahaya, tekanan, kelembaban, pH, dan masih banyak yang lainnya. Data ini kemudian akan ditransfer melalui jaringan untuk mencapai lapisan berikutnya. Jaringan penghubung dapat berupa Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, bahkan kabel.

 

Belajar Elektronika, Arduino, dan IoT step by step dengan bantuan tangga belajar? Daftar sekarang dan dapatkan PROMO

Gateway dan Network Layer

Bagian lapisan ini adalah lapisan yang menyimpan sebagian besar data dari lapisan sebelumnya (hasil pembacaan sensor, atau yang lainnya). Bagian ini memiliki tugas untuk mentransfer data ke Management Service Layer yang merupakan lapisan berikutnya. Gateway bisa bermacam-macam jenis, seperti mikrokontroler, embedded OS, modul komunikasi Radio, dan modular. 

Management Service Layer

Bagian management berfungsi untuk mengamankan data, menganalisis perangkat IoT, analisis informasi, dan management seluruh perangkat. Bagian lapisan ini terdiri dari layanan pemodelan, konfigurasi, pengelolaan perangkat IoT, Billing Support System, dan layanan aplikasi IoT/M2M untuk controlling dan enkripsi data, mengelola aturan dan proses bisnis, dan masih banyak yang lainnya. Tugas utama dari lapisan ini adalah menghasilkan informasi/tindakan dari data yang sudah terkumpul pada lapisan pertama.

Application Layer

Bagian lapisan ini berfungsi untuk memberikan pelayanan berdasarkan data yang dikumpulkan. Bagian inilah yang bersentuhan langsung dengan user, dimana user dapat memonitoring atau mengendalikan suatu kondisi dengan menggunakan aplikasi. Hal yang ditampilkan dapat berupa smart home, smart health, tracking, industry automation atau yang lainnya.

 

Baca juga: Peralatan Penting untuk Belajar Elektronika Bagi Pemula

 

Arsitektur IoT juga dapat terbagi menjadi 3 lapisan, yaitu Users, Software, dan Hardware sebagai 3 lapisan utama.

Hardware

Susunan paling bawah adalah hardware atau perangkat keras. Dalam hal ini, hardware terbagi menjadi 2 yaitu Constrained Devices dan Unconstrained Devices. Constrained Devices adalah perangkat terbatas yang memiliki sumber daya dan fitur yang terbatas karena bergantung pada perangkat lain. Devices ini adalah perangkat cerdar yang menjalankan fungsi sesuai program (firmware) yang tersedia, contohnya seperti arduino, ESP8266, Raspberry Pi, dan lainnya. Unconstrained Devices adalah perangkat yang tidak memiliki batas dengan berbagai fitur dan sumber daya untuk menjalankan proses. Bahkan jika perangkat tidak memiliki fitur untuk melakukan suatu proses, perangkat ini memiliki komponen middleware yang menyediakan fungsional langsung ke pengguna atau layanan cloud pihak ketiga. Contoh dari perangkat ini adalah seperti smartphone, PC, atau Laptop.

 

Software

Lapisan pada susunan di atas hardware adalah bagian software atau perangkat keras. Perangkat ini adalah perangkat yang mendukung open source platform. Software menyediakan mekanisme untuk melakukan pendefinisian dan mengatur semua perangkat keras yang ada seperti sendor, aktuator, indikator, atau yang lainnya. Dalam perangkat lunak ini juga termasuk cloud penyimpanan data dan berbagai aplikasi yang berkaitan.

 

Users

Lapisan teratas untuk susunan ini adalah Users atau pengguna. Pada lapisan ini terdiri atas User Devices dan Smart Appliances. User Devices adalah pengguna perangkat IoT yang memanfaatkan fungsi IoT yang sudah tersedia. Smart Appliances adalah perangkat yang terkendali melalui suatu sistem IoT. Bagian ini adalah bagian eksekusi IoT dalam bentuk perangkat fungsional. (Sumber : www.kelasplc.com)

 

baca juga: Apa Saja Perangkat Utama IoT dan Perangkat Pendukungnya

 

Bagaimana? apakah kalian tertarik untuk membuat sistem IoT dengan arsitektur seperti di atas? Coba jelaskan perangkat yang kalian gunakan jika mengacu pada arsitektur di atas.

Mau belajar elektronika dasar? Arduino? atau Internet of Things? Ikuti kursus online Indobot Academy!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

whatsapp