IoT Pertanian : Monitoring Kualitas tanah di Kebun Teh dengan Sensor Soil Moisture dan pH Tanah dengan Blynk

Indobot Update

Monitoring Kualitas tanah di Kebun Teh dengan Sensor Soil Moisture dan pH Tanah
Project IoT Pertanian : Monitoring Kualitas tanah di Kebun Teh dengan Sensor Soil Moisture dan pH Tanah dengan Blynk
[lwptoc numeration=”none” title=”Daftar Isi”]

Halo Fanbot.

Sedang ada project apa hari ini?

Kalian pernah ke kebun teh? atau bahkan yang punya kebun teh?

Kualitas tanah dari kebun teh harus selalu dijaga untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Tanah yang terlalu asam akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang penting untuk tanaman. Ketika tanah terlalu basa juga akan mengganggu tertumbuhannya. pH tanah yang ideal untuk ditanami teh adalah sekitar 5,5 hingga 7,5. Sehingga untuk memudahkan kita dalam mengetahui kondisi tanah sewaktu-waktu, kita dapat menggunakan sensor pH tanah.

Monitoring Kualitas tanah
Monitoring Kualitas tanah

Nah pada project kali ini, kita akan membuat alat untuk memonitoring kualitas tanah dengan sistem IoT, yaitu dengan pantauan melalui jaringan internet. Sehingga dapat kita lihat kondisinya kapanpun dan dimanapun. Kualitas tanah yang akan diukur kali ini akan diukur adalah kelembaban dan pH tanah. Kita akan menggunakan sensor Soil Moisture dan untuk pH, kita dapat menggunakan sensor pH tanah. Data sensor akan dibaca oleh NodeMCU ESP8266. Kemudian data ini akan dikirimkan ke aplikasi blynk untuk ditampilkan di smartphone. Bagaimana cara membuatnya? yuk kita simak.

Monitoring Kualitas tanah di Kebun Teh

Alat dan Bahan

  1. Komputer yang terinstall Arduino IDE
  2. NodeMCU ESP8266      1
  3. Sensor Soil Moisture 1
  4. Sensor pH Tanah 1
  5. Sumber 5V 1
  6. Projectboard                    1
  7. LCD 16×2                          1
  8. I2C LCD                            1
  9. Kabel jumper                   Secukupnya

Belajar Elektronika, Arduino, dan IoT step by step dengan bantuan tangga belajar? Daftar sekarang dan dapatkan PROMO

Rangkaian

Susun alat dan bahan di atas menjadi rangkaian seperti berikut ini. Rapikan rangkaiannya untuk mempermudah kita ketika ada kesalahan ya.

baca juga: IoT Pertanian : Monitoring Kualitas tanah di Kebun Teh dengan Sensor Soil Moisture dan pH Tanah dengan Blynk

 

Pengaturan Blynk

Ikuti cara berikut ini untuk dapat menampilkan hasil bacaan sensor Soil moisture dan sensor pH. Perhatikan comment di setiap program untuk memahami program.

Bukalah aplikasi Blynk.  Pilih New Project untuk membuat project baru.

Berikan nama untuk aplikasi anda di Project name, setelah itu pilih device yang akan kita gunakan (NodeMCU ESP8266). Pilih mode tampilan untuk aplikasi Blynk kita. Dark untuk mode gelap. Light untuk mode terang. klik Create.

Jika Sudah maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Klik tanda plus untuk menambahkan Widget Box.

Pilih Value Display untuk menampilkan nilai. Tambahkan satu lagi dengan cara yang sama. Display akan menunjukkan nilai dari kedua sensor.

 

Klik salah satu widget value display. Setelah muncul tampilan seperti berikut ini, tuliskan namanya dengan “kelembaban”. Ubah input menjadi V4. Sedangkan pada bagian clock, ubah nilai max menjadi 100 (untuk nilai 100 persen). Pada pilihan reading rate,anda dapat mengubahnya menjadi 1 sec untuk melakukan update setiap 1 detik sekali. 

Pada widget lainnya, klik untuk menampilkan pengaturan widget.  tuliskan namanya dengan “pH Tanah”. Ubah input menjadi V5. Sedangkan pada bagian clock, ubah nilai max menjadi 14 (untuk nilai maksimal suatu pH). Pada pilihan reading rate,anda dapat mengubahnya menjadi 1 sec untuk melakukan update setiap 1 detik sekali. Sama seperti widget di atas.

Pilih tanda segitiga di kanan atas untuk menjalankan aplikasi.

Tunggu hingga NodeMCU sudah diupload program agar dapat terhubung dengan Blynk.

baca juga: IoT Pertanian : Monitoring Kualitas tanah di Kebun Strawberry Menggunakan IoT Telegram

Program

Tahap selanjutnya adalah penulisan program pada Arduino IDE. Buatlah program seperti berikut. Pastikan sudah memasukkan library blynk dan Liquid Crystal agar program dapat berjalan dengan baik.

 

#include <ESP8266WiFi.h>; //library untuk wifi ESP8266
#include <BlynkSimpleEsp8266.h>; //library untuk Blynk
#include <LiquidCrystal_I2C.h> //library untuk I2C LCD
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27,16,2);  //alamat I2C dan ukuran LCD


#define BLYNK_PRINT Serial //Pendeklarasian Library
char auth[] = "*************"; // masukkan kode autentikasi disini
char ssid[] = "*************"; //nama wifi
char pass[] = "*************"; //password

BlynkTimer timer;

#define pinPH D3  //pin output Sensor PH ditempatkan di D3
#define pinSoil D4 //pin output Sensor SoilMoisture ditempatkan di D4
int bacaSensorPH = 0;   //membaca hasil dari sensor pH
int bacaSensorSoil = 0; //membaca hasil dari sensor soilmoisture    
float nilaiPH = 0.0; //nilai pH yang ditampilkan
int nilaiSoil = 0;    //nilai kelembaban yang ditampilkan

void sendSensor(){ //Pengaturan Variabel Sensor dan Virtual Pin
  bacaSensorPH = analogRead(pinPH); //baca pH
  bacaSensorSoil = analogRead(pinSoil); //baca Soil Moisture

  nilaiPH = (-0.0139*bacaSensorPH)+7.7851; //rumus pembacaan sensor pH
  nilaiSoil = map(bacaSensorSoil, 1023, 465, 0, 100); //pengubahan nilai baca menjadi persen
  Blynk.virtualWrite(V4, nilaiPH); //pengiriman data PH ke blynk
  Blynk.virtualWrite(V5, nilaiSoil); //pengiriman data Soil ke blynk
}

void setup(){ //Pengaturan Variabel
 lcd.init();      // mengawali LCD
 lcd.backlight(); // menyalakan backlight LCD
 pinMode(pinPH,INPUT);  //inisialisasi pinPH sebagai input
 pinMode(pinSoil,INPUT); //inisialisasi pinSoil sebagai input
  Serial.begin(9600); 
  Blynk.begin(auth, ssid, pass); //inisialisasi blynk
  timer.setInterval(1000L, sendSensor); //Pengaturan pengiriman
}

void loop(){ //Perulangan Program
  Blynk.run();
  timer.run();
  
    //tampilan LCD
  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print("pH = ");
  lcd.print(nilaiPH);
  lcd.setCursor(0,1);
  lcd.print("Lembab = ");
  lcd.print(nilaiSoil);
}

baca juga: Tutorial Menghubungkan DF Player Mini dengan Music Player di IoT Blynk

Jangan lupa masukkan kode autentikasi yang sudah dikirimkan oleh blynk ke program arduino IDE. Copy saja dari email anda ke tanda bintang di char auth[] = “**********”;. Selain itu, masukkan juga nama wifi dan password yang anda gunakan.

Upload program di atas ke NodeMCU ESP8255. Lalu cek pada serial monitor untuk mengetahui apakah sudah terhubung dengan internet atau belum. Kemudian cek juga di smartphone anda, apaka sudah terhubung atau  belum.

Jika semua sudah dilakukan dengan baik, maka hasil dari project ini adalah kita dapat memonitoring kondisi kualitas tanah hanya dengan smartphone. Sehingga kita bisa terus memantau kondisi pH dan kelembaban tanah di kebut teh tersebut.

Bagaimana? tertarik untuk mempraktekannya? yuk praktekin aja.

 

*Note: Jika ada kendala terkait tutorial project di atas, silakan hubungi Minbot agar dapat segera kami perbaiki. Terima kasih.

Mau belajar elektronika dasar? Arduino? atau Internet of Things? Ikuti kursus online Indobot Academy!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

6 pemikiran pada “IoT Pertanian : Monitoring Kualitas tanah di Kebun Teh dengan Sensor Soil Moisture dan pH Tanah dengan Blynk”

  1. Min, saya mau tanya. Untuk sensor pH nya mimin kalibrasi sendiri gak? dan kalau iya proses kalibrasinya bagaimana? soalnya saya udah kalibrasi tapi output sensornya masih salah. Terimakasih

    Balas

Tinggalkan komentar

whatsapp whatsapp