Keren! Jizun Resmi Lulus S3 dari Amerika

Indobot Update

Keren! Jizun Resmi Lulus S3 dari Amerika
Keren! Jizun Resmi Lulus S3 dari Amerika

Jizun seorang dokter muda, baru saja menyelesaikan gelar PhD dengan spesialisasi ilmu kuda di North Carolina State University, salah satu universitas ternama di Amerika Serikat. Dalam sebuah wawancara dengan Radar Lombok, Jizun menceritakan perjalanannya menuju kelulusan dari North Carolina State University melalui program beasiswa Fulbright, meraih gelar Doctor of Philosophy in Animal Science.

Menempuh pendidikan di luar negeri melalui program beasiswa bukanlah tugas yang mudah, dan Jizun tidak meraihnya hanya karena keberuntungan. Dibutuhkan tekad yang kuat untuk mencapai tujuannya. Namun, keinginannya untuk terus belajar dan mengejar mimpinya patut diacungi jempol.

Selama masa kecilnya, Jizun menghabiskan sebagian besar waktunya membantu orang tuanya beternak sapi dan kuda. Alih-alih merasa terbebani dan kehilangan kebebasan untuk bermain seperti anak-anak seusianya, Jizun menganggapnya sebagai kesempatan untuk belajar tanggung jawab, nilai kebersamaan, dan yang terpenting, bagaimana mengatasi tantangan. Dia melihat dirinya sebagai pemimpin dalam keluarga, membimbing adik-adiknya.

Baca Juga : Pilihan Jurusan Kuliah untuk Anak IPA

“Saya mencoba melihatnya dari perspektif yang berbeda. Saya tahu itu adalah tanggung jawab, tetapi pada saat yang sama, itu adalah sesuatu yang menyenangkan. Secara keseluruhan, itu menginspirasi saya untuk mengejar gelar di bidang ilmu hewan,” katanya.

Namun sebelum diterima di Fakultas Peternakan Universitas Mataram pada tahun 2009. Jizun memiliki minat yang lebih besar untuk mempelajari pendidikan matematika daripada ilmu peternakan. Pada semester awal studinya, ia bahkan mempertimbangkan untuk pindah ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ke jurusan pendidikan matematika.

Menariknya, ada momen ketika Jizun mengikuti seminar Profesor Suhubdi Yasin, salah satu Guru Besar Fakultas Peternakan. Dalam seminar tersebut, sang profesor memamerkan foto dan berbagi pengalaman para alumni sukses yang pernah belajar di luar negeri dengan beasiswa, termasuk membawa keluarganya ke Australia.

“Beliau (Profesor Suhubdi) mengatakan jika saya sebagai alumnus Fakultas Peternakan bisa duduk di antara mereka dan mendapat beasiswa penuh di universitas terbaik dunia, maka kalian semua juga bisa,” kenang Jizun , meniru salah satu dosen favoritnya.

Baca Juga : Perbedaan Kursus dan Kuliah

Sejak saat itu, Jizun menjadi tertarik dengan beasiswa dan membatalkan rencananya untuk pindah jurusan. Hal itu juga memicu motivasinya untuk mengejar gelar master di University of Queensland di Australia.

Demi mewujudkan cita-citanya kuliah di luar negeri, Jizun adalah mahasiswa yang aktif dan berprestasi selama kuliah S1 di Universitas Mataram. Tak hanya berprestasi di bidang akademik, ia juga berprestasi di berbagai organisasi kampus. Beberapa kompetisi karya tulis ilmiah pernah ia menangkan dan mendapatkan beasiswa, antara lain di anugerahi Penghargaan Mahasiswa Berprestasi pada tahun 2012.

Dalam kegiatan ekstrakurikuler pernah menjabat sebagai Ketua MT An Nahl Fakultas Peternakan. Ketua Departemen HRD Badan Eksekutif Mahasiswa, dan Ketua Departemen HRD Formula (Forum Persatuan Pemuda Mahasiswa Fakultas Peternakan Lombok Tengah).

Pada tahun 2013, Jizun berkesempatan mengikuti program magang selama dua bulan yang di selenggarakan oleh Northern Territory Cattlemen’s Association (NTCA) Indonesia-Australia Pastoral di Australia. Meski memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat sedikit pada saat itu. Ia adalah satu-satunya mahasiswa dari Universitas Mataram yang terpilih untuk magang karena tekadnya.

Baca Juga : Perbedaan Kursus dan Kuliah

Selama magang, Jizun belajar banyak, khususnya tentang sistem peternakan sapi Australia. Paparan dengan penutur asli bahasa Inggris juga menjadi titik awal yang ideal baginya untuk mengintensifkan pembelajaran bahasa Inggrisnya.

Bagi Jizun, pengalaman ini memperkuat tekad dan cita-citanya untuk kembali ke Australia untuk meraih gelar masternya. Meskipun dia bergumul dengan kendala bahasa selama berada di Australia, dia tidak menyerah.

Keren banget ya pengalaman, perjuangan, dan prestasi Jizun!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp