IoT : Monitoring Tanaman Hidroponik

Indobot Academy

IoT Hidroponik
IoT Hidroponik

IOT hidroponik – Budidaya tanaman hidroponik harus memperhatikan banyak parameter lingkungan yaitu pH air, suhu dan kelembaban udara, suhu air dll. Kali ini kita akan membuat alat yang dapat memantau semua parameter tersebut lewat smartphone berbasis IoT.

1. Alat / Bahan
  • Arduino IDE                                     Download
  • Library: Blynk                                  Download
  • Library: ESP8266                            Download
  • Library: DHT                                    Download
  • Library: Adafruit                             Download
  • Library: DS18B20                           Download
  • NodeMCU ESP8266                      1 Buah
  • DHT22                                             1 Buah
  • DS18B20 Waterproof                    1 Buah
  • pH Sensor                                       1 Buah
  • Project Board                                  1 Buah
  • Kabel Jumper                                  Secukupnya
  • Smartphone                                     1 Buah
2. Skema Rangkaian

Gambar Rangkaian Monitoring Tanaman Hidroponik berbasis IoT

Keterangan:

  • VU – VCC DHT22, VCC DS18B20, VCC pH Sensor
  • GND – GND DHT22, GND DS18B20, GND pH Sensor
  • D1 – Data DHT22
  • D2 – Data DS18B20
  • VCC DS18B20 – R 4.7k – Data DS18B20
  • A0 – (R 1k – Data pH Sensor), (R 2k – GND)
3. Layout Blynk

Keterangan:

  • Suhu Udara (Gauge)
    • Input V0, Low = 0, High = 100
    • Label = /pin.#/°C
  • Suhu Air (Gauge)
    • Input V1, Low = 0, High = 100
    • Label = /pin.#/°C
  • Kelembaban Udara (Level V)
    • Input V2, Low = 0, High = 100
  • pH Air (Level V)
    • Input V0, Low = 0, High = 14
4. Langkah Kerja
  1. Pertama Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dan kebutuhan lainnya
  2. Kedua Lakukan proses wiring dengan menggunakan Gambar skematik rangkaian diatas
  3. Ketiga Buka software Arduino IDE yang telah terinstal pada laptop/komputer
  4. Selanjutnya Unduh semua library di atas dan masukkan libray tersebut dengan cara buka Arduino IDE pilih Sketch->Include Library->Add.Zip Library 
  5. Lalu Ketikkan sketch program pada halaman Arduino IDE
  6. Berikutnya Sesuaikan Auth Tokens dengan proyek aplikasi Blynk. Cara setting dan mendapatkan Auth Tokens dapat dilihat pada tutorial berikut:
    Setting Blynk untuk NodeMCU ESP8266
  7. Ganti ssid dan pass sehingga nama wifi dan password sama dengan wifi yang kalian gunakan
  8. Lakukan proses uploading program
  9. Kemudian Buka aplikasi Blynk
  10. Buat layout Blynk seperti gambar di atas namun perhatikan juga apakah sesuai dengan rangkaian atau tidak.
  11. Terakhir Tekan tombol Play pada aplikasi Blynk lalu tunggu hingga proyek kalian terhubung dengan aplikasi Blynk

Baca Juga : Sertifikasi IoT BNSP? Di Indobot Academy Aja

5. Sketch Program

Dapatkan puluhan ebook gratis dengan registrasi melalui tombol di bawah!

 
/* Program Monitoring Tanaman Hidroponik berbasis IoT dibuat oleh Indobot */

//------- NodeMCU + Blynk -------//
#include & gt;
#include & gt;
#define BLYNK_PRINT Serial
char auth[] = "rRmM23xI4s-rM2DbCKRm5TcvF0svdgXg"; //Token auth
char ssid[] = "Wifi.id";                          //Nama wifi
char pass[] = "alam oye";                         //Password wifi
BlynkTimer timer;

//------- DHT22 -------//
#include "DHT.h"
#define DHTPIN 5                    //DHT pada pin D1
#define DHTTYPE DHT22
DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);
float tUdara;
float hUdara;

//------- DS18B20 -------//
#include <OneWire.h>
#include <DallasTemperature.h>
#define ONE_WIRE_BUS 4
#define sensor 4                    //DS18B20 pada pin D2
OneWire oneWire(ONE_WIRE_BUS);
DallasTemperature Suhu(&oneWire);
float tAir;

//------- PH -------//
#define SensorpH A0         //Sensor pH pada pin A0
float teganganPh7 = 2.73;   //Nilai kalibrasi
float teganganPh4 = 3.3;    //Nilai kalibrasi
float Po;

void setup() {
  Serial.begin(9600);                     //Komunikasi serial
  Blynk.begin(auth, ssid, pass);          //Mulai Blynk
  timer.setInterval(1000L, sendSensor);   //Kirim data sensor
  dht.begin();                            //Mulai DHT
  Suhu.begin();                           //Mulai DS18B20
}

void loop() {
  Blynk.run();                                    //Jalankan Blynk
  timer.run();
  
  tUdara = dht.readTemperature();                 //Baca suhu udara
  hUdara = dht.readHumidity();                    //Baca kelembaban udara

  Suhu.requestTemperatures();
  tAir =  Suhu.getTempCByIndex(0);                //Baca suhu air

  int sensorValue = analogRead(SensorpH);         //Baca Sensor pH
  float voltage = sensorValue * (5.0 / 1023.0);   //Konversi menjadi nilai tegangan
  //Rumus mencari pH
  Po = 7.00 + ((teganganPh7 - voltage) / ((teganganPh4 - teganganPh7)/3));
}

void sendSensor(){                  //Kirim data sensor
  Blynk.virtualWrite(V0, tUdara);   //Suhu udara ke pin V0
  Blynk.virtualWrite(V1, tAir);     //Kelembaban ke pin V1
  Blynk.virtualWrite(V2, hUdara);
  Blynk.virtualWrite(V3, Po);
}

Kesimpulan:

Pada aplikasi blynk akan tertampil hasil pengukuran pH air, suhu dan kelembaban udara serta suhu air dalam bentuk grafik gauge dan level vertikal.

 

Jangan lupa tetap upgrade skill kamu di Indobot Academy. Kamu bisa mendapatkan berbagai tutorial project. Selanjutnya tutorial bisa kamu terapkan di dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu, Indobot sudah menyediakan semua source coding yang dibutuhkan. Sehingga kamu hanya cukup membuka satu website saja. Oleh karena itu penting untuk mempelajari hal itu.

Ingin mengadakan pelatihan Arduino / IoT (Internet of Things) bersama Indobot?

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

whatsapp whatsapp