Lampu Taman Otomatis : Ini Cara Buatnya!

Indobot Update

Lampu Taman Otomatis
Lampu Taman Otomatis

Kali ini kita akan membuat lampu taman otomatis dengan menggunakan Arduino Nano. Anda juga bisa mengubah jenis mikrokontrolernya dengan yang kalian butuhkan.

Sudah biasa ya? Memang sudah banyak bertebaran artikel terkait pembuatan lampu otomatis yang akan menyala ketika langit mulai gelap dengan menggunakan sensor LDR. Programnya tergolong mudah dan sederhana. Namun pada kali ini kita tidak hanya membahas terkait rangkaian arduino dan programnya saja. Kita akan mencoba membuatnya lebih aplikatif dengan langsung menerapkannya di listrik PLN seperti pada umumnya yaitu arus AC 220 volt.

Lampu Taman Otomatis
Lampu Taman Otomatis

Bagi teman-teman yang sudak dengan penggunaan elektronika dengan penerapan langsung bisa tetap dilanjutkan sampai selesai ya.

Seperti biasa, pertama kita harus uji coba dulu rangkaian arduino Nano yang akan kita gunakan. Jadi kita masih menyambungkannya ke komputer atau PC ya.

baca juga: Kontrol Suhu Inkubator Telur Ayam dengan Sensor DHT22

 

Silakan ikuti langkah-langkah berikut.

Siapkan Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan untuk project kita kali ini adalah sebagai berikut. Jangan sampai ada yang kelewat ya.

  1. laptop/PC yang terinstall Arduino IDE
  2. Arduino Nano 1
  3. LED                                                 1
  4. Resistor 330 Ohm                 1
  5. Sensor LDR 1
  6. Kabel jumper secukupnya

Kita menggunakan Arduino Nano karena arduino jenis ini berukuran lebih kecil dan mudah dicari di pasaran. Ada arduino yang lebih kecil seperti Arduino mini. Itu juga bisa teman-teman gunakan ya.

 

Konsultasikan project mu bersama Tutor Indobot Academy dengan cara registrasi melalui tombol di bawah!

 

Susun Skema Rangkaian

Susunlah rangkaian seperti berikut ini.

Tulislah Program pada Aplikasi Arduino IDE

Tulislah program arduino seperti berikut. Jangan sampai ada yang terlewat ya. Perhatikan keterangan-keterangannya agar teman-teman juga memahami program yang teman-teman buat.

 

 

 
/*
Program Lampu Otomatis (LDR)
dibuat oleh Indobot
*/

byte pinLDR = A0;     // Pemilihan Pin OUTPUT dan pendeklarasian variabel
byte pinLampu = 2;
int lampuON = HIGH;
int lampuOFF = LOW;
int nilai;
void setup() {   // Pengaturan Pin
  Serial.begin(9600);
  pinMode(pinLampu, OUTPUT);
  digitalWrite(pinLampu, lampuOFF);
}

void loop() {       //Perulangan program
  nilai = analogRead(pinLDR);
  Serial.println(nilai);
  if (nilai < 180) { //Langit mulai gelap
    digitalWrite(pinLampu, lampuON);
  }
  else {
    digitalWrite(pinLampu, lampuOFF);
  }
  delay(500);
}

 

Upload program di atas ke Arduino Nano yang anda gunakan. coba tutupi sensor LDR-nya dengan tangan. LED akan menyala ketika tangan menutupi sensor, jika tangannya dilepaskan lagi maka LED akan mati secara otomatis (keadaan ruangan yang terang ya).

Jika program dan rangkaian seperti di atas dapat berjalan dengan baik, kita akan lanjutkan dengan membuat rangkaian yang dapat kita gunakan untuk lampu di taman.

Dalam pembuatan rangkaian kali ini kita akan menghubungkan arduino dengan listrik AC 220 volt tanpa menggunakan baterai. Dalam hal ini kita membutuhkan rangkaian Converter untuk mengubah AC ke DC. Hal ini dikarenakan arduino harus menggunakan DC dengan ukuran masukan 7 hingga 12 volt. Namun sebenarnya bisa juga menggunakan 5 volt (bahkan sambungan USB dari komputer yang kita gunakan juga menghasilkan 5 volt).

Selain itu, karena kita akan menggunakan lampu yang membutuhkan arus AC 220 volt, kita membutuhkan relay 1 channel untuk bisa mengendalikannya dengan arduinoo yang menggunakan arus DC 5 volt.

Langsung saja kita ikuti langkah-langkah berikut.

baca juga : Penerangan Jalan Pintar IoT BLYNK

Siapkan Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan untuk project kita kali ini adalah sebagai berikut.

  1. Arduino Nano                   1
  2. Relay 1 channel                 1
  3. Lampu & Vitting               1
  4. Sensor LDR                      1
  5. Converter AC-DC 5 Volt   1
  6. Kabel                                secukupnya

Saya sarankan untuk menggunakan arduino nano yang belum memiliki port male atau female yang sudah tersolder. Hal ini dikarenakan kita diusahakan menggunakan kabel yang akan disolder langsung ke arduino Nano. Jika kita menggunakan kabel jumper akan rawan untuk lepas (meskipun sebenarnya tidak masalah juga jika ingin menggunakan kabel jumper).

Bedakan jenis kabel untuk rangkaian arduino nano dengan kabel yang digunakan untuk lampu ya. Kabel untuk rangkaian, bisa menggunakan kabel tembaga yang kecil, sedangkan untuk lampu, teman-teman dapat menggunakan kabel serabut.

 

Susun Skema Rangkaian

Susunlah rangkaian seperti berikut ini. Jangan hubungkan dengan listrik 220 volt dulu ya. Bahaya.

 

Jika sudah tersusun seperti di atas, kita coba hubungkan dengan listrik AC 220 volt. Tutup sensor LDR dengan tangan seperti percobaan sebelumnya. Jika lampu menyala saat ditutup dan mati saat tangan dibuka, maka rangkaian sudah benar. Silakan teman-teman bisa menerapkannya di taman kalian. Posisikan sensor LDR agar dapat menerima cahaya dengan baik ya. Sambungan converter langsung dihubungkan ke 5 volt di Arduino Nano agar sesuai, karena penggunaan Vin baiknya diisi 7 hingga 12  volt DC.

Oh ya untuk converter AC-DC 5 volt, untuk sekarang sudah mudah ditemukan sebagai modul/device ya. Jadi jika teman-teman merasa repot untuk membuat PCB dan solder-solder komponen, beli adalah solusinya. Hehe.

Oke cukup sekian untuk project kali ini. Silakan teman-teman bisa mencobanya di rumah  ya.


Mau belajar elektronika dasar? Arduino? atau Internet of Things? Ikuti kursus online Indobot Academy!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

whatsapp