Platform Keren dan Userfriendly untuk Project IoT. Apalagi Kalau Bukan Blynk

Indobot Update

Halo Fanbot

Kalian sedang bikin project Internet of Things?

Kali ini kita akan membahas sistem IoT dengan menggunakan blynk.

Blynk adalah platform yang dapat dengan mudah untuk membangun sistem IoT. Gratis untuk untuk iOS dan Android. Blynk berfungsi untuk mengontrol Arduino, NodeMCU atau mikrokontroler lainnya melalui wifi dan internet. Platform ini sangat user-friendly dengan berbagai fitur yang mudah kita pahami tanpa harus melalui program yang rumit.

Pengoperasian blynk juga sangat mudah, karena kita tidak perlu melakukan setting pada platform Blynk. Tetapi setting dapat kita lakukan langsung di aplikasi smartphone. Hal  ini menjadikan Blynk adalah pilihan yang tepat ketika teman-teman ingin membuat project IoT dengan deadline waktu yang singkat.

Seperti yang kita tau bahwa sistem IoT yang terpenting adalah adanya kemampuan melakukan monitoring dan controlling. Bagaimana menjadikan Blynk sebagai monitoring dan controlling untuk project IoT? Yuk kita simak.

Belajar Elektronika, Arduino, dan IoT step by step dengan bantuan tangga belajar? Daftar sekarang dan dapatkan PROMO

 

Controlling Menggunakan Blynk

Artinya kita akan mengendalikan suatu hal yang terhubung dengan mikrokontroler yang kita gunakan. Ada 2 jenis, yaitu Controlling secara digital dan analog.  Controlling secara digital digunakan untuk mengendalikan suatu device yang hanya membutuhkan hidup atau mati saja. Contohnya seperti lampu, pompa, relay, atau  yang lainnya. Berikut ini adalah program yang dapat digunakan untuk controlling secara digital.

/*
    Program Kontrol Relay dibuat oleh Indobot
*/
#include <ESP8266WiFi.h>;
#include <BlynkSimpleEsp8266.h>;

#define BLYNK_PRINT Serial 
 
char auth[] = "XXXX"; // masukkan kode autentikasi disini
char ssid[] = "Indobot"; //nama wifi
char pass[] = "123456789"; //password

void setup() { //Pengaturan Variabel
  Serial.begin(9600);
  Blynk.begin(auth, ssid, pass);
}
 
void loop() { //Perulangan Program
  Blynk.run();
}

Program di atas dapat dikirimkan ke mikrokontroler dengan menggunakan Aplikasi Arduino IDE. Kita tidak perlu memikirkan berapa banyak hal yang perlu dikendalikan di programnya. Hal ini disebabkan karena pengaturan banyaknya device dan pemilihan pin untuk device dilakukan pada smartphone. Contohnya adalah seperti ini.

Pada gambar di atas, ada 4 tombol on off. Nah di setiap tombol ini, kita dapat membedakan pin nya. Silakan teman-teman dapat sesuaikan pin ini dengan pin yang ada di NodeMCU masing-masing. Lebih lengkapnya dapat kita lihat di SINI.

Controlling secara analog adalah controlling suatu device dengan nilai tertentu untuk menghasilkan efek tertentu pada device. Contoh device yang dapat kita gunakan adalah seperti Motor Servo yang dapat dikendalikan sudutnya, motor DC dengan kecepatannya, Buzzer dengan mengatur nadanya, dan banyak lainnya. Berikut ini adalah contoh program yang digunakan untuk melakukan controlling secara analog.

/*
    Program Kontrol Servo dengan Blynk
    dibuat oleh Indobot
*/
#define BLYNK_PRINT Serial  //Pendeklarasian Library
#include <ESP8266WiFi.h>;
#include <BlynkSimpleEsp8266.h>;
#include <Servo.h>;

 
char auth[] = "XXXX"; // masukkan kode autentikasi disini
char ssid[] = "Indobot"; //nama wifi
char pass[] = "123456789"; //password
 
Servo servo; //Deklarasi Kontrol Servo
BLYNK_WRITE(V3){
 servo.write(param.asInt());
}
 
void setup(){  //Pengaturan Pin dan Variabel
  Serial.begin(9600);
  Blynk.begin(auth, ssid, pass);
  servo.attach(9);
}
void loop(){  //Perulangan Program
  Blynk.run();
}

baca juga:  Monitoring Suhu dan Kelembapan BLYNK NodeMCU ESP8266

Program di atas dapat mengendalikan putaran servo. Perbedaan dengan program sebelumnya (tombol on off) adalah adanya

BLYNK_WRITE(V3){

servo.write(param.asInt());

}

program ini memiliki berfungsi untuk membaca hasil pengiriman nilai dari blynk yang kemudian menggerakkan servo. V3 adalah variabel yang kita pilih di aplikasi bynk. Berikut tampilan pada aplikasi Blynk.

Untuk lebih lengkapnya, teman-teman dapat lihat di SINI.

 

Monitoring Menggunakan Blynk

Monitoring artinya kita akan memonitoring suatu keadaan yang dibaca oleh sensor. Semua sensor hasil baca sensor ini dapat dikirimkan melalui mikrokontroler menuju aplikasi blynk. Berikut ini program yang dapat kita gunakan untuk melakukan monitoring menggunakan blynk.

/*
    Program Monitoring Suhu dan Kelembaban
    dibuat oleh Indobot
*/

#define BLYNK_PRINT Serial //Pendeklarasian Library
#include <ESP8266WiFi.h>;
#include <BlynkSimpleEsp8266.h>;
#include <DHT.h>;
 
char auth[] = "XXXX"; // masukkan kode autentikasi disini
char ssid[] = "Indobot"; //nama wifi
char pass[] = "123456789"; //password
 
#define DHTPIN 2  // Pemilihan Pin D4 dan pendeklarasian variabel
#define DHTTYPE DHT11    

DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);
BlynkTimer timer;
 

void sendSensor(){ //Pengaturan Variabel Sensor dan Virtual Pin
  float h = dht.readHumidity();
  float t = dht.readTemperature();
  if (isnan(h) || isnan(t)) {
    Serial.println("Failed to read from DHT sensor!");
    return;
  }
 
  Blynk.virtualWrite(V5, h);
  Blynk.virtualWrite(V6, t);
}

void setup(){ //Pengaturan Variabel
  Serial.begin(9600);
  Blynk.begin(auth, ssid, pass);
  dht.begin();
  timer.setInterval(1000L, sendSensor);
}

void loop(){ //Perulangan Program
  Blynk.run();
  timer.run();
}

 

Program di atas adalah program untuk mengirimkan 2 data dari pembacaan sensor DHT11 yaitu suhu dan kelembaban. Beberapa statement bawaan dari DHT11 tidak termasuk ya.

Hal yang perlu kita perhatikan adalah ditambahkannya sendSensor(). Function SendSensor ini adalah bagian utama untuk melakukan pengiriman data.

Pada bagian ini, kita perlu menuliskan pembacaan sensor dan ke variabel yang mana data ini dikirimkan. Contohnya seperti   float h = dht.readHumidity(); sebagai pembacaan sensor, kemudian Blynk.virtualWrite(V5, h); sebagai penjelasan variabel mana data ini akan dikirimkan.

Variabel ini kemudian dimasukkan ke tampilan Blynk yang kita gunakan.

baca juga: IoT Pertanian : Monitoring Kualitas tanah di Kebun Teh dengan Sensor Soil Moisture dan pH Tanah dengan Blynk

Gampang banget kan menggunakan Blynk. Bagi kalian yang ingin belajar Blynk lebih lanjut, jangan malu untuk menghubungi Minbot ya.

Kalau saat ini sih, Minbot dapat menyatakan bahwa Blynk ini merupakan aplikasi yang paling userfriendly sebagai sistem IoT ya. Tampilannya juga sudah menarik tanpa harus diedit ulang. Sangat Recommended buat kalian yang ingin belajar IoT. Atau kalian sudah biasa menggunakan platform Cloud IoT yang lainnya? Coba ceritakan pengalamanmu.

 

 


Mau belajar elektronika dasar? Arduino? atau Internet of Things? Ikuti kursus online Indobot Academy!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp