Tips & Trick Pitching Ke Investor Anti Nge-Blank

Oby Zamisyak

Tips&Trick Pitching Ke Investor Anti Nge-Blank
Strategi Pitching Anti Nge-Blank

Hallo, Fanbot! Siapa nih yang baru mau pitching di dunia startt up? Bisnis di bidang start up tak pernah mudah salah satunya karena putaran dana yang terbatas membuat seluruh tim harus memutar otak untuk menemukan strategi yang matang. Strategi yang paling mudah adalah menarik perhatian investor agar mau mendanai start up yang kita lakoni.

Di Indonesia, tak hanya satu dua start up namun ratusan membuat kita harus berkompetisi untuk mencari investor. Biasanya, start up akan melakukan proses pitching ke investor. Momen ini menjadi momen paling penting bagi start up untuk menarik perhatian dan berhasil mendapat suntikan dana.

Nah, berikut strategi pitching agar kamu dapat memikat investor dan nggak minder pas jelasin materi karena dirasa kurang berbobot :

Mulailah dengan Elevator Pitch

Tips&Trick Pitching Ke Investor Anti Nge-Blank

Hal pertama yang dapat kamu kirim ke angel investor adalah elevator pitch berisi penjelasan singkat seputar masalah yang kamu pecahkan, solusi yang kamu tawarkan, dan seberapa besar pasar yang kamu tawarkan dengan solusi tersebut. Elevator pitch adalah presentasi singkat yang menjelaskan tentang bisnis kamu beserta rekam jejaknya. Pastikan kamu mencakup semua poin penting saat melakukan elevator pitch untuk menarik perhatian angel investor. Sebuah elevator pitch yang baik dapat membantu angel investor menentukan apakah mereka akan berinvestasi di perusahaan kamu atau tidak.

 

Belajar Elektronika, Arduino, dan IoT step by step dengan bantuan tangga belajar? Daftar sekarang dan dapatkan PROMO

Memilah Informasi Penting

Ketika angel investor menanggapi email kamu, mereka akan memberi jawaban singkat antara “tidak” atau “iya” yang berarti meminta informasi lebih lanjut. Sebagian besar angel investor akan meminta executive summary atau pitch deck perusahaan kamu. Mereka lebih tertarik dengan informasi singkat sebelum menentukan apakah mereka ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan perusahaan kamu dan membuat kesepakatan atau tidak.

Sebaiknya jangan membanjiri email investor dengan setiap informasi terkini yang kamu miliki karena takut mereka tidak melihat semuanya. Mungkin mereka sedang meninjau penawaran lain di saat bersamaan sehingga mereka tidak dapat meninjau penawaranmu meskipun mereka menginginkannya. Cukup beritahu mereka bahwa kamu menyediakan informasi lebih lanjut jika dibutuhkan.

Membuat Ringkasan Business Plan

Tips&Trick Pitching Ke Investor Anti Nge-Blank

Sebagian besar investor memilih pitch deck daripada executive summary dalam satu dekade terakhir. Executive summary adalah tulisan format naratif sebanyak dua sampai tiga halaman yang berisikan tentang rencana bisnis kamu. Menyusun business plan sangat penting, karena dapat digunakan sebagai alat untuk mencari dana, sarana komunikasi bisnis, mempermudah menjalankan usaha, serta menjadi bahan untuk menyusun strategi dan evaluasi bisnis. Untuk menyusun business plan, tentu  kamu harus mengenali bisnis kamu secara menyeluruh dan mendalam, tentukan arah dan tujuan yang jelas, tentukan target pasar yang tepat, dan tulis rencana bisnis kamu.

 

Baca juga : Tips Membangun Start Up Sukses Masa Kini

Menunjukkan Pitch Deck

Seorang founder startup perlu menyiapkan beberapa hal untuk mencari investor, mulai dari membuat prototype hingga membuat presentasi singkat. Pada dasarnya sebuah pitch deck adalah rencana bisnis yang disampaikan secara ringkas. Para investor menyukai pitch deck, karena lebih singkat, cenderung menonjolkan visual daripada teks, dan biasanya hanya berisi 10 sampai 20 slide dokumen presentasi. Karena kamu memiliki waktu yang sangat terbatas untuk presentasi di depan para investor, buatlah pitch deck sesingkat mungkin tapi tetap menggambarkan keseluruhan informasi mengenai startup kamu.

Memahami Tujuan Meeting Pitch

Tips&Trick Pitching Ke Investor Anti Nge-Blank

Setelah angel investor meninjau materimu dan membuat keputusan bahwa mereka tertarik untuk mengadakan pertemuan bisnis denganmu, susunlah jadwal untuk meeting pitch guna membangun hubungan. Siapkan pula ide baru, karena investor mungkin akan berinvestasi pada pengusaha yang mereka sukai dengan ragam ide yang memukau.

Selama meeting pitch, kamu akan menunjukkan pitch deck dan menjawab sejumlah pertanyaan. Tujuannya untuk menemukan aspek bisnis yang sesuai dengan investor. Tidak masalah jika investor menghabiskan waktu 60 menit hanya untuk membicarakan satu slide. Cobalah untuk tetap fokus dan berikan yang terbaik. Tujuan dari meeting pitch pertama bukan untuk langsung mencapai kesepakatan, melainkan untuk membangun hubungan secara natural yang di kemudian hari berpotensi mengarah pada kesepakatan.

Mau belajar elektronika dasar? Arduino? atau Internet of Things? Ikuti kursus online Indobot Academy!

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

whatsapp