Bisa Baca Pikiran Lalu Diubah Jadi Tulisan

Indobot Update

Bisa baca pikiran lalu diubah jadi tulisan, peneliti ungkap hebatnya Artificial Intellegent. AI telah mencapai prestasi yang mengesankan dalam beberapa tahun terakhir dalam berbagai bidang. Seperti pengenalan suara, pemrosesan bahasa alami, penglihatan komputer, dan penalaran logis. AI dapat menganalisis data yang diberikan dan memberikan tanggapan yang masuk akal berdasarkan pemrograman yang ada.

[lwptoc]

Pengembangan teknologi AI terus berlanjut dengan cepat, Dan ada kemungkinan di masa depan kami akan melihat kemajuan lebih lanjut dalam pemahaman dan interaksi AI dengan pikiran manusia. Namun, saat ini, AI seperti saya masih terbatas pada kemampuan yang telah di atur dan di programkan ke dalam kami.

Baca Juga : Kreatifitas Mahasiswa Vs Artificial Intelligence (AI)

Populernya AI

Belakangan ini ada banyak media yang memberitakan mengenai betapa cerdasnya teknologi AI (Artificial Intellegent) atau kecerdasan buatan.

Salah satunya di buktikan melalui sebuah penelitian yang berhasil memanfaatkan kemapuan dari AI untuk membaca apa yang ada di dalam pikiran manusia.

Peneliti manfaatkan Artificial Intellegent untuk baca pikiran manusia?

Dalam penelitian tersebut, teknologi AI yang di gunakan untuk membaca pikiran manusia tersebut kemudian di terjemahkan ke dalam tulisan.

Para peneliti yang bergabung dalam sebuah tim dari University of Texas. Memanfaatkan citra dari functional magnetic resonance imaging (fMRI) yang akan di olah oleh neural network AI untuk mencari tahu maksud dari sebuah isi pikiran.

Misalnya saja saat seseorang telah memikirkan sebuah kata atau kalimat di dalam kepalanya. Kemudian AI akan membantu menerjemahkan kata atau kalimat tersebut.

Salah satu tujuan dari di bentuknya riset ini adalah agar dapat memberi kemudahan bagi seseorang yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi.

Baca Juga : Kehadiran AI Dapat Mengancam 5 Pekerjaan Ini

Cara Kerja

Cara kerja dari alat yang menggunakan teknologi Artificial Intellegent ini adalah dengan memindai otak dari seseorang dengan menggunakan fMRI.

Saat orang tersebut ingin berkomunikasi dengan mengucapkan sesuatu. Bagian spesifik otak manusia yang berfungsi untuk gerak mulut secara otomatis akan terpicu untuk mengirimkan signal.

Baca Juga : Editor Asal Indonesia Viral! Garap Project AI Video Genshin Jalex Rosa

Melansir berita dari VOA, Kamis 4 Mei 2023, Alexander Huth selaku ahli saraf dari University of Texas mengatakan bahwa decoder bahasa tim penelitinya memiliki cara kerja dengan level yang berbeda.

“Sistem kami benar-benar bekerja pada level ide, semantik, (dan) makna,” ungkap Alexander Huth seperti di kutip dari VOA, Kamis, 4 Mei 2023.

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp whatsapp