Kehadiran AI Dapat Mengancam 5 Pekerjaan Ini

Indobot Update

Kehadiran AI Dapat Mengancam 5 Pekerjaan Ini
Kehadiran AI Dapat Mengancam 5 Pekerjaan Ini

Kehadiran AI digadang akan mengancam pekerjaan-pekerjaan konvensional yang sudah ada saat ini. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diramal bisa menghilangkan sejumlah pekerjaan manusia. Di sisi lain, beberapa pekerjaan juga diprediksi bertambah gara-gara adanya AI.
Kekhawatiran akan kemajuan teknologi saat ini, terutama sejak berkembangnya teknologi baru dari AI seperti ChatGPT, dikhawatirkan menjadi salah satu pendorong hilangnya beberapa pekerjaan.

[lwptoc]

World Economy Forum (WEF) menyebut berdasarkan survei yang dilakukan, hampir 75% perusahaan akan mengadopsi teknologi tersebut. Sekitar 50% perusahaan mengharapkan ada peningkatan lapangan kerja baru dari teknologi AI, sementara 25% memperkirakan akan ada penurunan.

Pekerjaan tersebut kemungkinan besar akan terancam keberadaannya setelah AI hadir dalam kehidupan kita. Namun, ada juga pekerjaan yang akan banyak di butuhkan. Berikut diantaranya :

Daftar Pekerjaan Yang Akan Bertambah

– Spesialis AI
– Spesialis Keberlanjutan
– Operator Alat Pertanian
– Spesialis Transformasi Digital
– Analis Data
– Ilmuwan
– Ahli robotik
– Ilmuan Elektronik
– Ahli Fintech
– Penganalisa Bisnis

Baca Juga : Dosen AI Bisa Bicara 3 Bahasa! Wow Canggih Banget

Daftar Pekerjaan yang Akan Berkurang

– Teller bank dan pegawai terkait
– Petugas layanan pos
– Kasir dan petugas tiket
– Sekretaris
– Pengawas Gudang
– Layanan bisnis dan manajer administrasi
– Staf akuntansi dan pembukuan
– Resepsionis
– Satpam
– Sales

Meskipun demikian, mari kita juga bahas mengapa alasan masyarakat saat ini lebih kerap untuk memanfaatkan dan mengoptimalisasi AI untuk pekerjaan kedepannya.

Kehadiran kecerdasan buatan (AI) telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan kita, termasuk dunia kerja.

Alasan mengapa pekerjaan tradisional atau “normal” dapat terancam oleh kemajuan AI.

1. Otomatisasi:

AI mampu melakukan tugas-tugas rutin dan repetitif dengan cepat dan efisien. Dalam banyak sektor, AI dan robotika telah menggantikan pekerja manusia dalam pekerjaan yang membutuhkan tugas-tugas sederhana dan berulang, seperti perakitan, pengemasan, dan proses produksi lainnya. Ini dapat mengarah pada pengurangan jumlah pekerja manusia yang di butuhkan dalam industri tersebut.

Baca Juga : Usai Bocorkan Data Ke AI, Samsung Larang Staff Pakai ChatGPT

2. Kecepatan dan Efisiensi:

AI dapat menganalisis dan memproses data dalam skala yang lebih besar dan lebih cepat daripada manusia. Ini dapat memberikan keunggulan bagi perusahaan dalam hal mengambil keputusan bisnis, perencanaan, dan strategi. Dengan kemampuannya yang lebih baik dalam mengolah data, AI dapat menggantikan pekerja manusia dalam pekerjaan yang melibatkan pemrosesan informasi dan analisis yang kompleks.

3. Pembelajaran Mesin:

Kemajuan dalam pembelajaran mesin telah memungkinkan AI untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan baru dengan cepat. AI dapat “belajar” dari pengalaman dan data yang terus-menerus, dan dengan demikian dapat mengembangkan kemampuan untuk melakukan tugas yang sebelumnya hanya bisa dil akukan oleh manusia. Hal ini dapat mengancam pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan pengetahuan spesifik, seperti analisis data, di agnosis medis, dan penelitian.

4. Penggantian dalam pekerjaan berulang:

Pekerjaan yang melibatkan tugas-tugas rutin dan berulang, seperti administrasi, pengolahan data, dan entry data, cenderung lebih rentan terhadap penggantian oleh AI. Kemampuan AI untuk secara konsisten melakukan tugas-tugas ini tanpa kesalahan dan dengan biaya yang lebih rendah membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi perusahaan.

5. Peningkatan dalam robotika:

Penggabungan AI dengan teknologi robotika memungkinkan mesin untuk melakukan tugas-tugas fisik yang dulu hanya bisa di lakukan oleh manusia. Robot dan  mesin yang di kendalikan oleh AI telah di gunakan dalam industri manufaktur, logistik, pertanian, dan sektor layanan lainnya. Kemampuan ini dapat mengancam pekerjaan manusia yang melibatkan pekerjaan fisik, seperti operator mesin, pekerja pabrik, dan juga pekerja lapangan.

Baca Juga : Direktur Berbasis AI (Artificial Intelligence), Memangnya Bisa?

Meskipun AI dapat mengancam beberapa pekerjaan tradisional, perlu di catat bahwa teknologi ini juga menciptakan peluang baru.

Dalam banyak kasus, AI dapat mendukung pekerja manusia dengan mengotomatisasi tugas-tugas yang sederhana, membebaskan waktu mereka untuk fokus pada pekerjaan yang lebih kompleks dan bernilai tambah.

Selain itu, munculnya AI juga menciptakan permintaan baru akan pekerjaan yang melibatkan pengembangan, pengawasan, dan juga kolaborasi dengan teknologi AI itu sendiri

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp