Kemendikbudristek : Wisuda TK – SMA Dinilai Memberatkan

Indobot Update

Kemendikbudristek : Wisuda TK - SMA Dinilai Memberatkan
Kemendikbudristek : Wisuda TK - SMA Dinilai Memberatkan

Hai Fanbot! menurut kamu, penting gak sih ceremony wisuda itu? Wah pasti itu adalah moment yang ditunggu-tunggu ya! Tapi, akhir-akhir ini banyak muncul protes ketika wisuda menjadi hal yang wajib bagi penempuh pendidikan baik dari tingkat TK-Perguruan Tinggi

Rencana Wisuda TK-SMA, Kemendikbudristek masih akan melakukan diskusi dengan Orang Tua Murid

Kemendikbudristek mencoba mengingatkan pihak sekolah dan komite sekolah untuk diskusi bersama orang tua siswa atau wali murid untuk menentukan kegiatan bersama di sekolah. Hal tersebut masih menjadi bahan musyawarah bersama orang tua siswa tertuang dalam amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

Dalam hal ini Kemendikbudristek  telah memberikan instruksi pada satuan pendidikan bersama dengan komite sekolah untuk mendiskusikan dan melakukan musyawarah dalam menentukan kegiatan bersama pada satuan pendidikan dengan melibatkan orang tua/wali murid, sebagaimana amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah

Baca Juga :  Alat Pelindung Diri dan Sistem Keamanan Pekerja Tambang

Perlindungan siswa kurang mampu dari tekanan untuk ikut wisuda TK hingga SMA di sekolah dengan tingkat ekonomi orang tua beragam maupun sekolah dengan mayoritas tingkat ekonomi orang tua mampu. Sehingga dapat di katakan hal ini masih menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan fasilitas tambahan seperti biaya wisuda.

Sesuai ketentuan perundang-undangan, satuan PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di kelola oleh pemda. Karena itu pengawasan terhadap satuan pendidikan juga merupakan tanggung jawab Pemda sesuai kewenangannya. Kemendikbudristek berkoordinasi dengan pemda agar prinsip-prinsip di atas bisa di jalankan dengan baik, terutama di sekolah-sekolah yang komposisi sosial-ekonominya beragam.

Baca Juga : Turnitin, Plagiarism Checker di Dunia Akademik

Keluhan soal Wisuda TK-SMA: Memberatkan

Keluhan terkait kegiatan wisuda di jenjang TK, SD, SMP, dan SMA di sampaikan para orang tua murid di Indonesia pada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim lewat komentar di pos-pos Instagram @nadiemmakarim.

Sejumlah keluhan terkait wisuda TK sampai SMA di kolom komentar Nadiem antara lain biaya wisuda dan perpisahan yang memberatkan orang tua dan wali murid. Pelaksanaan di gedung dan hotel yang turut menambah biaya wisuda, dan sekolah yang mematok biaya terlalu tinggi. Sedangkan tidak semua orang tua mampu membayar.

Di samping itu, para orang tua murid juga meminta penghapusan study tour jika menjadi kedok untuk jalan-jalan siswa, guru. Dan keluarga guru; koordinator kelas berisi orang tua yang mengurusi perayaan seperti Hari Guru dan Lebaran; dan paguyuban yang berujung pada pungutan liar (pungli). Sementara orang tua murid yang kena pungli tidak berani speak up.

Baca Juga : 5 PTN Siapkan Jalur Mandiri Dengan Nilai UTBK

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah pasal 12. Komite sekolah baik perseorangan maupun kolektif di larang melaksanakan kegiatan lain yang mencederai integritas sekolah secara langsung atau tidak langsung.

Lebih lanjut, komite sekolah baik perseorangan maupun kolektif di larang mengambil atau menyiasati keuntungan ekonomi dari pelaksanaan kedudukan. Tugas, dan fungsi komite sekolah, serta di larang melakukan pungutan dari siswa atau orang tua murid maupun walinya.

Jadi menurut Fanbot, kira-kira Wisuda itu penting tidak ya?

Ingin Tahu Program Kami Lebih Lanjut?

Silahkan isi Formulir Dibawah Ini untuk Diskusi dengan Tim Indobot Academy.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

whatsapp whatsapp